LENSAINDONESIA.COM: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan undangan anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) sudah lebih satu jam menunggu kehadiran Presiden Jokowi (Jkw) dan Wapres yang naik delman menuju Istana Merdeka, Jakarta. Undangan SBY ini berbaur dengan undangan Presiden Jokowi merupakan tamu rakyat berjumlah 700 orang.
Suasana pun terkesan ramai, berisik dan sedikit tidak tertib dari para undangan tamu rakyat secara umum itu. Perbedaan undangan tamu rakyat yang diundang Presiden Jokowi (Jkw) dengan tamunya SBY, yaitu pakaian batik. Sedangkan ratusan rakyat itu mengenakan baju putih dengan model beragam. Dua warna ini sangat mencolok mewarnai ruangan Istana.
Baca juga: Jokowi agendakan teleconference dengan masyarakat sore nanti dan Sikap kenegarawanan Prabowo bikin merinding, Ahok: Gentleman, Kesatria
“Semua ini anggota Dewan Pimpinan Pusat Demokrat,” kata juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul tentang anggota KIB yang datang di Istana Merdeka, Senin (20/10/14).
Ratusan tamu rakyat terkesan tidak tertib, lantaran mereka ada yang mengenakan celana jins belel, ada juga perempuan yang bersepatu kets. Pemandangan seperti itu tergolong rada nyeleneh saat acara-acara resmi atau kenegaraan di lingkup Istana selama pemerintahan SBY. Kabarnya, Menteri BUMN KIB II Dahlan Iskan saat awal menjabat menteri bersikap tampil apa adanya seperti itu. Belakangan menyesuaikan, terkecuali untuk spatu kets khas Dahlan.
Saat Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memasuki Istana, usai melakukan upacara kenegaraan bersama SBY yang sudah mengakhiri jabatannya, situasi undangan masih saja berisik. Staf Kepresidenan dan Pasukan Pengaman Presiden memaklumi kondisi ini.
Presiden Jokowi dan SBY sebelum memasuki ruang dalam Istana Merdeka, sempat mendapat upacara penyambutan kenegaraan di halaman Istana. Kemudian, keduanya dengan diikuti Wapres Jusuf Kalla dan Wapres yang digantikan, Boediono measuki ruang istana untuk beramah tamah.
Sebelumnya, SBY dan Jokowi secara bergantian menyampaikan kata sambutan. Sikap Jokowi terlihat rada kaku dan grogi dibandingkan SBY selama sesi memberikan sambutan. Rupanya, Presiden ini belum familiar terhadap suasana lingkungan Istana.
Tapi, Jokowi kemudian mampu mencairkan suasana, karena saat memberi sambutan menceritakan dirinya pada Minggu kemarin (19/10/14) sempat diantar SBY keliling-keliling ke bagian belakang Istana, dan disambut curng-burung saling berkicau. “Saya diperlihatkan ruang kerja, kamar tidur, dan di halaman belakang, ada banyak burung-burung. Semuanya berkicau,” katanya.
Sikap yang masih kaku itu juga ditunjukan Ibu Negara Iriana. Bahkan, Ibu Iriana ini juga terkesan seperti sangat berhati-hati untuk melempar senyum. Sehingga terkesan pelit senyum. “Ibu Iriana mestinya biasa saja. Tidak kontroversi dengan Pak Jokowi yang tidak pelit senyum. Rakyat jadi gak berjarak,” demikian kritik Yuan, wartawan online yang biasa ngepos di Rumah Transisi. @endang/licom
0 comments:
Post a Comment