LENSAINDONESIA.COM: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno hingga kini belum menunjuk Dirut PT Pertamina karena dinilai sulit mengambil keputusan lantaran banyak tekanan dari berbagai pihak.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Harry Poernomo, menyebut Menteri BUMN itu hingga kini masih enggan membeberkan pengganti Karen Agustiawan sebagai Dirut PT Pertamina (Persero). “Mungkin pusing, sulit ambil keputusan karena banyak pihak yang berkepentingan,” cetusnya kepada Lensa Indonesia, Jumat (21/11/2014).
Baca juga: Menteri BUMN diminta angkat Dirut Pertamina bersih mafia Migas dan PT Pertamina Patra Niaga berikan bantuan biaya pendidikan
Lambannya Menteri BUMN dalam menunjuk orang yang pas sebagai Dirut PT Pertamina, membuat Rini Soemarno disarankan segera melaporkan hal itu kepada Presiden Jokowi, agar muncul kejelasan siapa yang akan diberikan mandat untuk memimpin Pertamina.”Menteri itu hanya pembantu presiden, apapun yang diperbuat perlu lapor boss nya,” sambung Harry yang juga politisi Gerindra.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno hingga kini enggan membeberkan pengganti Karen Agustiawan sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Rini Soemarno menegaskan, pemilihan akhir Dirut PT Pertamina harus melalui Tim Penilai Akhir (TPA). “Tunggu tanggal mainnya,” ujar Rini usai Bankers Dinner di JCC, Jakarta, Kamis (20/11) malam.
Tidak hanya di PT Pertamina, Rini Soemarno juga menyebutkan mekanisme yang serupa juga akan diterapkan pada pemilihan jabatan di BUMN strategis lainnya seperti Pindad.@yuanto
0 comments:
Post a Comment