LENSAINDONESIA.COM: Timnas Indonesia nampaknya harus mengakui faktor keberuntungan menjadi penentu saat menahan imbang tuan rumah Vietnam 2-2 dalam laga Grup A Piala AFF 2014 itu, Sabtu (22/11/2014) di My Dinh Stadium, Vietnam.
Meski berada dalam tekanan sepanjang pertandingan, keberuntungan sangat tampak ketika Indonesia dua kali menyamakan kedudukan melalui gol dari peroses yang sama yaitu, kesalahan lini belakang timnas Vietnam.
Baca juga: Inilah 23 pemain Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2014 dan Evan Dhimas dan Maldini Pali segera gabung TC Timnas Indonesia senior
Dua kali tertinggal melalui gol-gol Que Ngoc Hai dan Le Cong Vinh, dua kali pula Indonesia menyamakan kedudukan lewat Zulham Zamrun serta Samsul Arif. Gol Samsul Arif menjadi penegas dewi fortuna berpihak kepada Indonesia tatkala bola yang seharusnya mudah ditangkap kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, berhasil masuk akibat bola tidak tertangkap dengan sempurna.
Bahkan, goal penyama pada babak pertama yang diciptakan Zulham Zamrun tercipta saat lini belakang timnas Vietnam gagal melakukan backpass dengan sempurna melalui kepala dan disambar oleh Zulham. Ditambah lagi, peluang 99 persen pada babak pertama yang dimiliki tuan rumah gagal dikonversi menjadi gol lantaran hanya mengenai tiang gawang.
Terkait hal ini, Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl mengakui ada faktor keberuntungan saat Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Vietnam. Meski berada dalam taknana sepanjang pertandingan, dirinya mengakui kualitas serangan anak didiknya dinilai sempurna memanfaatkan setiap peluang.
“Memang ada unsur keberuntungan. Kamu bisa lihat jalannya pertandingan, tapi inilah sepak bola. Hasil ini tidak mengejutkan. Tim Vietnam bermain lebih bagus. Peluang yang mereka ciptakan juga lebih bagus,” tutur pelatih asal Austria ini.
Vietnam memang bermain menggila. Mereka mendikte Indonesia. Bahkan, ada salah satu peluang yang digagalkan tiang gawang. Hnaya sesekali timnas Garuda melakukan serangan balik melalui serangan umpan direct kepada Sergio van Dijk.
Vietnam langsung tancap gas sejak menit awal. Mereka seolah tak memberikan ruang kepada Timnas Indonesia untuk mengembangkan permainan. Pada menit ke-10, striker utama Nguyen Hai Anh mengancam gawang Indonesia. Beruntung karena tendangannya dapat diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Kurnia Meiga. Tapi gawang Indonesia akhirnya jebol pada menit ke-12.
Berawal dari sepak pojok dan berbuah kemelut, Que Ngoc Hai memanfaatkan kondisi ini untuk mencetak angka. Sontekan pemain nomor punggung 15 ini gagal diantisipasi Meiga. Usai mencetak gol, Vietnam semakin menjadi. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Indonesia. Tuan rumah kembali memiliki peluang di menit ke-17 lewat free kick Vu Minh Tuan. Namun, arah bola melenceng.
Hingga 30 menit pertandingan berjalan, permainan Indonesia tak kunjung membaik. Skuat Garuda akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-33. Berawal dari kesalahan tuan rumah dalam melakukan backpass, bola yang jatuh di kaki Zulham Zamrun berhasil dikonversi menjadi gol. Gol Zulham seolah menjadi booster bagi permainan Timnas. Namun, tak ada gol tambahan di hingga akhir babak pertama.
Tak ada perubahan situasi pada babak kedua. Vietnam tetap tampil menggila. Mereka seharusnya bisa mencetak gol andai tembakan Hai Anh di menit ke-50, tak digagalkan tiang gawang. Pun demikian dengan heading Ngoc Hai yang bersarang tipis di kiri gawang skuat Garuda Merah. Hingga menit ke-60, kendali permainan ada di kaki tuan rumah.
Dimasukkannya pemain haus gol, Le Cong Vinh pada menit ke-55 terbukti menjadi keputusan yang tepat bagi pelatih Toshiya Miura. Sebab pada menit ke-68, Cong Vinh berhasil mencetak gol indah dari kotak 16 meter. Kiper Kurnia Meiga mencoba terbang. Tapi upayanya untuk menangkap bola gagal. Tuan rumah kembali unggul 2-1.
Demi menambah kekuatan di lini tengah, Riedl memainkan kapten Firman Utina menggantikan Manahati Lestusen pada menit ke-76. Adalah Samsul Arif yang membawa Indonesia menyamakan skor lewat golnya di menit ke-85. Sepakan keras Samsul gagal ditangkap sempurna oleh kiper Tran Nguyen Manh. Bola pun masuk ke kolong Nguyen Manh.
Meski jual beli serangan masih terjadi, sampai peluit panjang ditiupkan, skor 2-2 tetap bertahan. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia dan Vietnam berhasi menduduki posisi 2 dan 3 dengan perolehan nilai sama yaitu satu poin. Sementara posisi puncak grup A dimiliki Filipina yang berhasil menggulung laos dengan skor telak 4-1.@wan***
Susunan pemain
Vietnam: Tran Nguyen Manh, Le Phuoc Tu, Dinh Tien Thanh, Que Ngoc Hai (Nguyen Thanh Hien, 87′), Nguyen Xuang Thanh (Nguyen Minh Tung, 80′), Ngo Hoang Thinh, Nguyen Van Quyet, Pham Thanh Luong, Vu Minh Tuan, Nguyen Huy Gung, Nguyen Hai Anh (Le Cong Vinh, 55′)
Pelatih: Toshiya Miura.
Indonesia: Kurnia Meiga, Ahmad Jufriyanto, M. Roby, Rizky Ripora, Zulkifli Syukur, Manahati Lestusen (Firman Utina, 76′), Raphael Maitimo, Zulham Zamrun (Immanuel Wanggai, 89′, M. Ridwan, Boaz Salossa (Samsul Arif, 60′), Sergio van Dijk
Pelatih: Alfred Riedl.
0 comments:
Post a Comment