LENSAINDONESIA.COM: Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B, Lamongan menerima penyuluhan tentang bahaya penyakit HIV/AIDS. Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lamongan ini dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Yuhronur Efendi, Kamis (20/11/2104).
Yuhronur dalam sambutanya mengatakan kegiatan yang diiikuti oleh 269 warga binaan Lapas ini merupakan bagian dari pencerahan Agar jangan sampai tertular HIV/AIDS dan memiliki pengetahuan yang cukup terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Baca juga: Pelajar SMA/SMK se-Jakbar ikut sosialisasi HIV/AIDS dan Ahok: Penanganan virus HIV/Aids di Jakarta sangat penting
“Hari AIDS diperingati secara global karena ini adalah salah satu penyakit mematikan. Karena itu jangan sampai yang belum tertular menjadi tertular penyakit ini karena kekurang pengetahuan akan bahaya dan proses penyebarannya,” jelasnya.
Terpisah, Kalapas Klas II Lamaongan, Slamet Supartono menyebut kegiatan pagi itu bagian dari kegiatan Hari AIDS sedunia pada 1 Desember mendatang. Dikatakannya, warga binaan, terutama yang terkait masalah narkoba rentan terhadap HIV/AIDS.
“Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi warga binaan agar waspada dengan bahaya penularan HIV/AIDS,“ kata dia.
Lapas Klas II B Lamongan saat ini dihuni sebanyak 269 orang warga binaan pemasyarakatan. Diantaranya terdiri dari 116 orang tahanan (kasusnya belum diputus pengadilan) dan 153 orang narapidana (kasusnya sudah diputus pengadilan). Sebanyak 62 orang diantaranya tersangkut masalah narkoba. Sementara itu dari sisi gender, sebanyak 255 orang adalah laki-laki dan sisanya, 14 perempuan.
Data Dinas Kesehatan Lamongan menyebutkan, sejak Januari hingga Oktober 2014, jumlah penderita baru HIV AIDS yang ditemukan ada 86 orang. Yakni sebanyak 66 orang berstatus HIV dan 20 orang berstatus AIDS. Jumlah penderita baru itu terdiri dari 52 orang laki-laki dan 34 orang perempuan. Sebanyak 68 orang penderita diketahui masih hidup dan 18 oranglainnya sudah meninggal dunia.
Sedangkan di periode Januari hingga Nopember 2013 terdeteksi 207 orang penderita. Dengan rincian sebanyak 96 orang penderita HIV dan 111 orang berkategori AIDS.@Ali_Muhtar***
0 comments:
Post a Comment