LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya ada 19 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur di Malaysia dan Arab Saudi yang terancam vonis hukuman mati. Berdasar data Disnakertransduk Provinsi Jawa Timur, ke-19 TKI yang bermasalah itu divonis karena diduga melakukan pelanggaran mulai kasus pembunuhan, pemerkosaan, perempuan, Narkoba hingga dugaan santet.
“19 TKI asal Jatim saat ini terancam hukuman mati, semuanya masih dalam proses,” ujar Kadisnakertransduk Jatim, Edi Purwinarto usai bertemu rombongan Komite III DPD RI di Kantor Gubernur Jatim, kemarin.
Baca juga: Diprediksi, 100 perusahaan ajukan penangguhan UMK 2015 dan FSPILN tagih janji DPR soal gaji ABK
Disinggung soal upaya Pemprov Jatim dalam membantu advokasi kepada warganya di kedua negara itu, Kadisnakertransduk Jatim mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar negeri dan Kementerian Tenaga Kerja. “Karena kasusnya di luar negeri, ini adalah domain pemerintah pusat. Kami sudah intens koordinasi dengan pemerintah, namun belum ada progres dalam kasus ini,” keluh Edi Purwinarto.
Kadisnakertransduk Jatim memastikan akan berusaha keras membantu warga Jatim yang sedang tersangkut kasus hukum di negara lain. Apalagi ke-19 TKI tersebut merupakan TKI yang dikirim secara legal. “Dalam Undang-Undang menyebutkan bahwa pemerintah wajib melindungi warganya. Legal gak legal, pemerintah wajib lakukan advokasi,” serunya.
Dicontohkan, pada tahun 2013 lalu ada TKI asal Pamekasan yang merupakan pasangan suami istri. Keduanya terancam hukuman potong tangan di Malaysia, tapi berhasil dipulangkan ke daerah asalnya karena bantuan hukum dari pemerintah.
“Entah bagaimana keputusan pemerintah nanti, ditebus atau bagaimana kami belum tahu karena masih dikoordinasikan. Yang kami takutkan, seperti kasus TKI Darsem yang ditebus malah ia menjadi kaya. Kami khawatir mereka yang bekerja di luar negeri sengaja berbuat kriminal, karena dianggapnya pasti akan ditebus pemerintah,” sambung Kadisnakertransduk Jatim ini.
Sementara Wagub Jatim, Saifullah Yusuf, menyatakan bakal menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam membantu para TKI yang tersangkut hukum di negara orang. “Jelasnya kan nunggu instruksi pemerintah. Kalau kami diminta urunan, ya harus siap memberi urunan untuk menebusnya,” tutup Wakil Gubernur Jatim dua periode ini.@sarifa
1 comments:
Awalnya aku hanya mencoba main togel akibat adanya hutang yang sangat banyak dan akhirnya aku buka internet mencari aki yang bisa membantu orang akhirnya di situ lah ak bisa meliat nmor nya AKI NAWE terus aku berpikir aku harus hubungi AKI NAWE meskipun itu dilarang agama ,apa boleh buat nasip sudah jadi bubur,dan akhirnya aku menemukan seorang aki.ternyata alhamdulillah AKI NAWE bisa membantu saya juga dan aku dapat mengubah hidup yang jauh lebih baik berkat bantuan AKI NAWE dgn waktu yang singkat aku sudah membuktikan namanya keajaiban satu hari bisa merubah hidup ,kita yang penting kita tdk boleh putus hasa dan harus berusaha insya allah kita pasti meliat hasil nya sendiri. siapa tau anda berminat silakan hubungi AKI NAWE Di Nmr 085--->"218--->"379--->''259'
Post a Comment