LENSAINDONESIA.COM: Kenangan manis bersama Mpok Nori hanya bisa dikenang oleh artis Dorce Gamalama. Ia merasa kehilangan sosok yang dijadikannya panutan dalam menjalani profesinya di panggung hiburan.
Dorce menyebut Mpok Nori sebagai seniman Betawi yang tak tergantikan.
Baca juga: Bang Yos dan sederet selebritis iringi pemakaman Mpok Nori dan Mpok Nori meninggal dunia di usia 84 tahun
Sesama pelaku seni, Dorce mengakui memiliki banyak kenangan tak terlupakan dengan Mpok Nori. Kepada wartawan, Dorce mengaku pernah memaki-maki dan membentak Mpok Nori karena tuntutan skenario.
“Saya pernah ngatain dia (Mpok Nori), maki-maki dia meski skenario. Tapi habis itu saya minta maaf,” kenangnya saat ditemui di rumah duka di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (03/04/2015).
Kendati pun begitu, lanjut Dorce, justru akting Mpok Nori lebih hidup saat dimaki-maki. ustru kalau digituin (maki), dia tetap hidup (semangat komedi),” katanya.
Artis lain yang merasa sangat kehilangan sosok Mpok Nori adalah Andre Taulany. Komedian yang namanya melambung bersama Opera Van Java ini menganggap Mpok Nori adalah panutan.
“Mpok Nori pelawak dan komedian yang jadi panutan kita semua. Saya merasa kehilangan sama lawakan-lawakan Mpok Nori yang khas, gayanya nggak ada yang bisa ngikutin,” kata Andre Taulany.
Mpok Nori yang lahir di Jakarta, 10 Agustus 1930, dikenal luas dengan gaya lugas dan logat betawi yang kental. Mpok Nori meninggal pada usia 84 tahun, Jakarta, Jumat (03/04/2015).@ridwan_LICOM/l6
0 comments:
Post a Comment