LENSAINDONESIA.COM: Paska tahun ini, Orang Muda Katholik Gereja Santo Ignatius Lo- yola bekerja sama dengan Panitia Paskah Paroki Santo Ignatius Loyola 2015 memper- sembahkan, Drama Treatikal bertajuk “Visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus”.
“Laurentius Agung Dwi Bantoro sebagai sutradara ingin mengajak umat katholik khusus -nya umat Paroki Santo Ignatius Loyola Jalan Malang, Jakarta Pusat agar dapat meng -hayati kisah demi kisah yang ditampilkan dalam visualisasi ini,” demikian siaran pers Panitia Paskah Paroki Santo Ignatius Loyola 2015, Jakarta Pusat.
Baca juga: Persekutuan Gereja Jabar bekali Caleg lintas partai se-Jabar dan Pengamanan Gereja Katedral ketat, tidak ada indikasi teror
“Kisah perjalanan bagaimana akhirnya Tuhan Yesus rela disalib untuk menebus dosa seluruh umat manusia. Visualisasi ini diperankan oleh Orang Muda Katholik Paroki Santo Ignatius dan beberapa umat,” paparnya.
Persiapannya pun, lanjutnya, “Sudah sangat maksimal untuk menampilkan yang terbaik demi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Disambut dengan lagu pembukaan yang sangat merdu yang membawa kita masuk kedalam kisah visualisasi ini,” jelas panitia.
Visualisasi merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan Panitia Paskah 2015 Gereja Santo Ignatius dan mendapat dukungan penuh dari Pastur Kepala Paroki, Dewan Paroki dan tentunya seluruh umat paroki.
Dengan diadakannya visualisasi ini diharapkan bahwa seluruh umat selalu ingat bahwa “Yesus setia menyerahkan dirinya sebagai utusan Allah sebagai penebus yang menebus umatnya. Derita, sengsara, dan wafatnya di salib, diterimanya dengan ikhlas dengan ketulusan hati“.
“Semoga teladan Yesus juga menjadi teladan umat Katholik atau umat lain yang menyak -sikan visualisasi ini. Visualisasi ini merupakan bukti kesetiaan dan mendorong u- mat agar hidup di jalan Tuhan.,” demikian harapan panitia. @rilis
0 comments:
Post a Comment