Saturday, April 4, 2015

Ramalan Israel: Gerhana Merah tanda negeri Zionis akan hadapi bahaya

Ramalan Israel: Gerhana Merah tanda negeri Zionis akan hadapi bahaya




LENSAINDONESIA.COM: Fenomena Gerhana Bulan Total yang terjadi pada Sabtu (04/04/2015) pada pukul 17.16 sampai 20.45 WIB malam ini diramalkan sebagai pertanda dari langit bahwa akan ada peristiwa besar yang terjadi di bumi.


Gerhana Bulan Total malam ini adalah dimana bulan akan memunculkan warna merah semerah darah. Oleh para ahli Astronomi, fenomena ini dinamakan Blood Moon.


Baca juga: Gerhana Bulan Merah Darah indikator polusi udara kian mengkhawatirkan dan Gerhana Bulan Merah Darah besok tanda ada peristiwa besar di bumi?


Lantas apakah Bulan darah berdampak serius untuk Bumi?


Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Gerhana Bulan Total malam ini hanya akan berlangsung selama 4 menit dan 43 detik. Fenomena yang tersingkat pada abad ini.


Meski Gerhana Total hanya terjadi kurang dari 5 menit, namun, prosesnya lebih panjang. Bulan akan tertutup sebagian di Umbra selama 1 jam 40 menit.


Peristiwa langit malam ini adalah bagian dari rangkaian empat Gerhana Bulan total yang terjadi pada 15 April 2014, 8 Oktober 2014, 4 April 2015 dan 28 September 2015. Yang disebut Lunar Tetrad.


Gerhana malam ini terjadi setelah peristiwa alam serupa pada 20 Maret 2015.


Tetrad kali ini adalah yang keempat, dalam 500 tahun, Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah ini kebetulan bersamaan dengan hari raya umat Yahudi, demikian dilaporkan sebuah media Israel.


Media tersebut mengutip seorang Rabbi dari Selatan Israel, yang mengatakan bahwa gerhana adalah pertanda, ‘negeri zionis akan menghadapi “peristiwa yang menentukan dan potensi bahaya,” demikian dikutip dari Russia Today.


Pernyataan Rabbi dari Selatan Israel tersebut kian menguatkan spekulasi bahwa munculnya Gerhana adalah peranya akan ada peristiwa) yang mengubah dunia.


Nah, kebetulan Gerhana Bulan malam ini, yang adalah bagian dari Tetrad, berdekatan dengan hari Paskah 5 April 2015.


Seorang pemuka agama, John Hage yakin, momen tersebut akan mengubah dunia, seperti yang diramalkan — Nurbuat tentang tanda-tanda ‘hari Tuhan yang dahsyat’. Yakni, “Matahari menjadi gelap dan Bulan menjadi semerah darah.”


Penulis buku ‘Four Blood Moons’ tersebut berpendapat, gerhana yang jatuh pada akhir pekan Paskah adalah tanda bahwa ‘sesuatu yang dramatis’ akan terjadi. Mungkin bukan kiamat, namun, pastinya akan mengubah seluruh dunia.


“Saya yakin, kita akan melihat sesuatu yang dramatis terjadi di Timur Tengah, yang melibatkan Israel. Peristiwa itu akan mengubah jalannya sejarah di Timur Tengah dan berdampak pada seluruh dunia,” kata dia, seperti dikutip dari Daily Mail.@ridwan_LICOM/Russia Today/Daily Mail/l6


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment