LENSAINDONESIA.COM Diduga karena tak kuat hidup miskin, pasangan muda warga Dusun Morangan Desa Minggiran Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, yang baru mempunyai satu anak, nekat melakukan bunuh diri bersama. Ironisnya, anak perempuannya yang masih duduk di bangku TK juga ikut diajak bunuh diri.
Pasangan Yudi Santoso (45) dan istrinya, Fajar Retno (40) serta anak mereka, Ola (7), diduga melakukan bunuh diri dua hari lalu karena saat ditemukan sudah membusuk. Penemuan mayat satu keluarga, tersebut pada awalnya dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk. “Warga sebelumnya tidak curiga dengan bau busuk tersebut, namun lama-lama baunya sangat menyegat,” ungkap salah satu warga yang ditemui di dekat rumah korban.
Baca juga: Basarnas Jombang angkat jenazah pemuda depresi dari dasar sumur dan Pemuda depresi nyebur sumur, Basarnas kesulitan evakuasi
Lantas warga bersama-sama mencari sumber bau busuk tersebut dan mengarah ke rumah Yudi Santoso. “Saat mengintip ke dalam, warga dikejutkan dengan tiga sosok mayat sudah terbujur kaku dan membusuk,” ungkap Ali, salah satu warga, Sabtu (4/4/2015).
Warga juga menduga kalau Yudi Santoso, Fajar Retno nekat melakukan bunuh diri karena terhimpit faktor ekonomi. Sebelumnya anak mereka Ola, lebih dulu diberi racun.
Hingga berita ini diunggah, petugas kepolisian setempat masih meminta keterangan sejumlah saksi. Kuat dugaan ketiga korban tewas setelah menenggak racun. @andik kartika
0 comments:
Post a Comment