Tuesday, May 5, 2015

CBA minta Satgas Pemberantasan Korupsi turun di Kongres Demokrat

CBA minta Satgas Pemberantasan Korupsi turun di Kongres Demokrat

LENSAINDONESIA.COM: Direktur Centre for Budget Analisys, Uchok Sky Khadafi mensinyalir ada dana haram yang mungkin mengalir saat pelaksanaan Kongres Demokrat di Surabaya. Oleh karena itu, ia meminta Tim Satgas Pemberantasan Korupsi untuk terjun ke arena kongres agar menghindarkan perhelatan ini dari aroma bagi-bagi uang.

Kata Uchok, tim ini penting untuk terjun ke kongres dalam rangka menjaga proses pemilihan ketua umum dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan korupsi.

Baca juga: Jokowi diagendakan beri sambutan di Kongres Demokrat dan Politikus muda ini nilai Pasek dan Marzuki tak layak pimpin Demokrat

“Ini penting demi menjaga proses pemilihan ketua umum yang bersih dari penyalahgunaan wewenang dan korupsi. Kongres partai harus bersih dari dana haram,” ujar Uchok di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Ia menegaskan banyak contoh dimana kongres partai diwarnai dengan politik uang. Uchok mengatakan meski ada kader menyatakan melakukan saweran melaksanakan kongres, tetap saja tidak cukup untuk memenangkan SBY.

“Apalagi kita tahu salah satu calon yaitu SBY, bukanlah orang yang kaya sekali.Kekayaannya itu hanya Rp9 miliar. Untuk sekali kongres saja itu tidak akan cukup membayar akomodasi, makan dan kebutuhan lain peserta kongres. Lantas darimana biaya penyelenggaraannya?,” ujar Uchok heran.

Keheranannya bertambah mendengar Ketua Harian PD, Syarief Hasan menjanjikan membangun kantor sekretariat di daerah. Padahal, DPP sendiri tak punya kantor resmi. “Lantas sekarang darimana mereka mendapatkan uang untuk membangun kantor DPC-DPD seluruh Indonesia?,” ujarnya geram.

Meski politik uang sulit diungkap, namun dalam kongres selalu ada politik uang. Oleh karena itu, Uchok mengatakan kongres ini jadi salah satu tes bagi satgas terpadu pemberantasan korupsi untuk mengawasi kongrs ini bebas dari korupsi.

“Tugas mereka lah membuktikan bahwa kongres partai harus benar-benar bersih. Dana yang digunakan harus berasal dari sumber-sumber yang halal dan bukan hasil korupsi.Jangan ada orang yang berlagak “miskin” selama ini namun ternyata mampu membiayai kemenangan dirinya dengan dana yang jumlahnya fantastis,” tandasnya. @endang/LICOM

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment