LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam mengaku prihatin masalah dugaan jual beli ijazah palsu di 18 kampus yang tersebar di Jabodetabek dan Kupang NTT. Dia meminta Pemerintah dan aparat penegak hukum segera merespon cepat masalah ini.
Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi M Nasir membeberkan adanya laporan ijazah palsu itu diterimanya
beberapa pekan lalu. Pihaknya langsung membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus tersebut. Ditengarai, sudah ada ratusan mahasiswa yang menggunakan ijazah palsu. Angka yang cukup miris bagi dunia pendidikan nasional.
Baca juga: Fatin X Factor, memilih kuliah di perguruan tinggi swasta dan Tiga orang guru di Bojonegoro ditengarai pakai ijazah palsu
Terkait informasi 18 kampus ini, Menteri Ristek dan Dikti M Nasir mengaku menerima laporan dari masyarakat. Sebanyak 17
Kampus di antaranya tersebar di Jabodetabek, dan satu lainnya berada di Kupang, NTT. Kampus-kampus yang ada di Jabodetabek disebut menjual ijazah S1 dengan harga tertentu. Mahasiswa hanya perlu kuliah setahun atau dua tahun, ijazah sarjana sudah bisa diterbitkan dengan menyetor sejumlah uang.
Sedangkan kampus yang ada di Kupang diduga malah menerbitkan ijazah palsu.
Menurut Ridwan Hisjam, bahwa kasus ijazah palsu itu merupakan tanggungjawab Perguruan Tinggi yang bersangkutan. Ia juga
mempertegas pelaku bisa dijerat hukuman pidana. Polisi bisa langsung bertindak untuk menyelidiki dan menyidiknya.
“Kepolisian bisa langsung melakukan action dengan penyelidikan dan penyidikan. Perguruan Tinggi mana saja yang terlibat kasus pemalsuan ijazah. Karena kalau ini sudah menjadi pemberitaan dan konsumsi publik, saya khawatir dunia pendidikan kita diragukan keabsahannya. Ini kan perguruan tinggi swasta,” kata Ridwan di Jakarta, Kamis (21/5/15).
Padahal, lanjut Ridwan, jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia sangat banyak, dan jumlahnya mencapai ratusan. ”Jangan sampai mencoreng dunia pendidikan tinggi kita,” tegas Ridwan, yang komisinya juga membidangi masalah pendidikan ini di Jakarta.
Ridwan Hisjam berharap, pemerintah dan penegak hukum pro aktif dan segera bertindak untuk memberantas pemalsuan ijazah
ini. Komisi X DPR pun menekankan kepada Kementerian Ristek dan Dikti khususnya Dirjen Dikti untuk lebih ketat lagi dalam
melakukan pengawasan kepada Perguruan Tinggi swasta.
Selain itu, lanjut Ridwan, terpenting Perguruan Tinggi swasta melaporkan ke Dirjen Dikti untuk setiap semester. Itu terkait berapa jumlah mahasiswa dan berapa jumlah kelulusan pada semester tersebut.
“Dengan pengawasan dan pelaporan yang ketat, maka akan bisa dimonitor perkembangan Perguruan Tinggi swasta. Nah, kalau
ada gejala-gejala yang tidak beres di Perguruan Tinggi tersebut, maka menurut saya, pemerintah wajib memberikan pembinaan
yang baik dan berkesinambungan,” kata Ridwan.
“Saya tidak setuju kalau dibubarkan, karena tidak mudah mendirikan sebuah Perguruan Tinggi. Justru saya khawatir kalau
dibubarkan, Perguruan Tinggi tersebut akan ganti nama dan baju saja, tetapi isinya masih sama,” tegas Ridwan.
Lebih jauh, dijelaskan politisi Golkar ini, jika dikemudian hari ada Perguruan Tinggi yang melanggar hukum, maka Perguruan Tinggi tersebut tidak diberikan sanksi pembubaran. Namun, oknum- oknum yang melanggar hukum tersebut yang harus dipidanakan.
“Yang penting lagi adalah masalah anggaran pendidikan 20% dari APBN, yang berarti Rp400 Triliun. Harus diperhatikan adalah angka Rp400 Triliun tersebut, apakah kegunaannya sudah optimal sebesar itu? Jangan sampai anggaran pendidikan Rp400 Triliun, tetapi dipakai kemana- mana. Sehingga yang untuk pendidikan justru tidak sebesar itu, maka harus diteliti kembali,” terangnya.
“Seakan- akan anggaran pendidikan besar, tetapi karena banyak unsur-unsur belanja yang dimasukkan dalam anggaran pendidikan, sehingga sebenarnya tidak sebesar itu. Kita masih setengah hati menganggarkan Rp400 T untuk pendidikan. Kalau memang kita konsen pada dunia pendidikan, ya serahkan betul Rp400 T untuk pendidikan Indonesia, agar dunia pendidikan kita menjadi nomor satu,” pungkas Ridwan. @yuanto
1 comments:
KISAH NYATA..............
Ass.Saya IBU SERI HASTUTI.Dari Kota Surabaya Ingin Berbagi Cerita
dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
internet dan menemukan nomor Ki Dimas,saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya dikasi solusi,
awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Dimas alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
Dimas Taat Pribadi di nmr 081340887779 Kiyai Dimas Taat Peribadi,ini nyata demi Allah kalau saya bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.
KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!
((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))
Pesugihan Instant 10 MILYAR
Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :
Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
dll
Syarat :
Usia Minimal 21 Tahun
Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda
Proses :
Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
Harus siap mental lahir dan batin
Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
Pada malam hari tidak boleh tidur
Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :
Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
Ayam cemani : 2jt
Minyak Songolangit : 2jt
bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt
Prosedur Daftar Ritual ini :
Kirim Foto anda
Kirim Data sesuai KTP
Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR
Kirim ke nomor ini : 081340887779
SMS Anda akan Kami balas secepatnya
Maaf Program ini TERBATAS . INFO LEBIH LENGKAP KLIK DISINI
Post a Comment