LENSAINDONESIA.COM: Tim Ekspedisi NKRI membantu warga Tenateke, Kec Wewewa Selatan, Suba Barat Daya, dalam pembangunan penampungan dan pemasangan saluran air bersih sepanjang 4,5 Km.
Pembangunan ini untuk menyalurkan mata air yang berada di bukit Waekaka menuju rumah-rumah warga sebagai sumber air
bersih. Karena ada permintaan dari masyarakat Tenateke kepada Tim Ekspedisi NKRI, khususnya Tim Pengabdian Masyarakat
yang dipimpin Anton, untuk membantu menggerakkan masyarakat dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut.
Baca juga: Tim Ekspedisi NKRI 2015 hijaukan Sumba Barat Daya dan Tim Ekspedisi NKRI temukan kerangka manusia di Goa Wewewa Sumba Tengah
“Desa tersebut diberi bantuan pemerintah hanya materialnya saja. Namun, modal kerja dari warga sendiri”, tutur Anton.
Dalam kegiatan ini, masyarakat yang bekerjasama dengan Tim Ekspedisi NKRI dibantu aparat setempat dan mahasiswa STKIP Waitabula yang KKN di daerah tersebut. Proses pembangunan, diawali membuat parit sedalam 30 cm untuk penanaman pipa. Setelah itu, mereka membuat bak induk untuk penampungan air dari sumber mata air, sebelum dialirkan ke pipa-pipa yang menuju warga.
Tim Ekspedisi membantu selama 3 minggu, sejak Minggu kedua Maret sampai awal April 2015. Pekerjaan belum dilanjutkan
karena beberapa alat belum didatangkan.
“Pekerjaan belum bisa dilanjutkan. Salnya, alat yang digunakan untuk press pipa belum ada,” kata Oscar Waladata. Oscar menjadi pengontrol keamanan pipa set pembangunan sudah jadi.
Biasanya warga memanfaatkan air hujan yang ditampung menggunakan bak di rumah masing-masing. Itu saja hanya untuk
keperluan mandi dan cuci. Untuk minum, warga mengambil dari sumber mata air menggunakan jerigen. Desa TenaTeke sangat
memang sulit mendpatkan air bersi. Ini bukan karena tidak ada air, karena sumber mata air banyak tidak disertai pendistribusian yang baik.
“Di sana itu banyak sumber mata air. Tapi distribusi tidak merata. Jadi warga berinisiatif swadaya membangun bak penampungan air dari sumber mata air. Kemudian didistribusikan ke rumah yang jauh dari sumber mata air,” jelas Khutamy, mahasiswa Bogor yang tergabung dalam Tim Ekspedisi NKRI. @rilis
0 comments:
Post a Comment