Thursday, May 21, 2015

Soal audit BPK, Gubernur Jatim ngeles tak ada perjalanan dinas fiktif

Soal audit BPK, Gubernur Jatim ngeles tak ada perjalanan dinas fiktif

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jatim Soekarwo merasa percaya diri (PD) bahwa Pemprov Jatim bakal kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI terkait laporan keuangan APBD Jatim 2014.

Meskipun saat ini ditemukan sejumlah masalah, seperti anggaran perjalanan dinas yang diduga fiktif dan laporan keuangan yang belum lengkap, namun pihaknya optimistis bisa segera memperbaiki dan menyelesaikan laporan tersebut sebelum batas waktu pengumpulan, yakni 5 Juni mendatang.

Baca juga: Temuan audit BPK mengarah penyalahgunaan anggaran APBD Jatim dan DPRD minta Pemprov Jatim pertahankan subsidi ongkos angkut

“Memang betul itu masih ada yang kurang. Tapi bukan berarti tidak bisa, hanya belum selesai (laporannya). Kan memang batas waktunya belum, jadwal pengumpulan seharusnya 29 Mei tapi diundur hingga 5 Juni Insya Allah bisa selesai lah,” tegas gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini, Kamis (21/5/2015).

Ditanya soal jumlah total anggaran yang belum bisa di SPJ-kan, ia mengaku tak tahu detilnya. Namun bisa dipastikan bahwa semuanya sudah tercatat dan akan segera diperbaiki.

Soekarwo juga mencontohkan, kesalahan yang biasa terjadi seperti ada yang sudah mengumpulkan laporan keuangan, tapi tidak memenuhi syarat SAP (Standar Akuntansi Pemerintah).

Sementara soal perjalanan dinas yang dianggap fiktif, birokrat yang juga politisi ini menyatakan tidak ada. Dirinya mengklaim bahwa memang rata-rata laporan perjalanan dinas belum selesai SPJ-nya.

“SPJnya yang memang belum selesai. Kalau pakai pesawat kan harus disertakan buktinya juga. Untuk ngecek itu ga semua maskapai penerbangan kita sistemnya online yang mudah dicek. Kayak Garuda dan Lion sudah online. Tapi yang lain kayak Susi Air itu kan belum, jadi harus manual ceknya,” tegas
dia.

Intinya, bahwa Pemprov Jatim tetap optimistis akan bisa memperoleh penghargaan Opini WTP lagi untuk Tahun 2014. Dimana sebelumnya Pemprov telah berhasil berturut-turut mendapat penghargaan bergengsi itu mulai tahun 2010, 2011, 2012 dan 2013 lalu.

“Tahun ini jalurnya landai, masalahnya hanya di Spj saja. Itu pasti bisa segera kita selesaikan,” pungkasnya.@sarifa

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment