LENSAINDONESIA.COM : Anggota BNN Kabupaten Kediri, Brigadir Fredi Nugroho masih dirawat intensif di ruang Wijaya Kusumo RS Bhayangkara Kota Kediri. Diketahui bahwa, Brigadir Fredi merupakan tulang punggung keluarga.
Saat ini, lokasi tempat dirawatnya Brigadir Fredi dijaga tiga pria berpakaian bebas. Diduga mereka adalah polisi yang bertugas menjaga pasca aksi nekadnya menusuk perutnya sendiri menggunakan pisau dapur.
Baca juga: Anggota BNN nekat berusaha bunuh diri gunakan pisau dan Diduga depresi, anggota BNN Kabupaten Kediri tusuk perut sendiri
Ibu korban, Minarsih, enggan memberikan komentar mengenai kondisi anaknya. “Mboten mas (Tidak mau mas),” katanya, Kamis (4/6/2015).
Sulung dari 3 bersaudara ini sebelum ditugaskan di BNN Kediri terlebih dulu di Binmas Polres Kediri. Selama ini ayah korban, Adi, bekerja di sebuah bengkel perbaikan mesin dan alat berat di Kota Kediri. Sedangkan ibunya, Minarsih, seorang ibu rumah tangga.
Seperti ditulis sebelumnya, korban nekad bunuh diri diduga karena stres karena dituduh jadi penyebab kematian komandan regu saat masih bertugas di Polres Tulungagung. Namun, menurut Ketua RW 7, Muhammad Mahfud informasi yang diperolehnya disebabkan Brigadir Fredi dilarang menikah.
“Tidak ada yang tahu mas, itu kan masalah pribadinya Fredi. Tapi ada yang bilang Mas Fredi belum boleh menikah oleh orang tuanya, tapi tetap saja mungkin mas,” kata
Hal senada juga diutarakan oleh Kompol Sofyan, Kasi Pemberantasan BNN Kab Kediri. “Banyak kemungkinan, bisa juga karena dia belum boleh menikah dengan orang tuanya,” tambah Sofyan.
Sofyan mengatakan statuts Brigadir Fredi dikembalikan ke Polres Keidri sembari menunggu penyelidikan atas aksi nekadnya tersebut.
Fredi sendiri dinilai bekerja dengan kinerja memuaskan, terutama perihal administrasi terkait pengurusan data dan surat menyurat.
Hanya saja, ia mengenal anak buahnya adalah orang yang tertutup dan sesekali berbincang saja. Salah satu hal yang negatif adalah Brigadir Fredi kerap melamun. Namun, Kompol Sofyan menolak berkomentar lebih lanjut mengenai motif upaya bunuh diri ini.
“Kami tetap menunggu penyelidikan Reskrim Polres Kediri saja, karena hingga kini meskipun kondisinya sudah membaik namun masih sukar diajak komunikasi,” jelas Sofyan.@andikkartika/LICOM
0 comments:
Post a Comment