LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul berharap Panitia Seleksi (Pansel )KPK harus melihat rekam jejak calon pimpinan KPK.
“Saran saya ke Presiden, pansel sebelumnya jangan ada yang dipakai. Pansel juga harus lihat rekam jejak calon pimpinan KPK,” kata Ruhut di Jakarta, Jumat (5/6/2015).
Baca juga: Pendaftaran dibuka hari ini, dua orang sudah daftar capim KPK dan Pansel umumkan pendaftaran calon pimpinan KPK 5-24 Juni
“Jangan sok jago kayak Imam Prasodjo yang minta BW dan Samad di SP3. Jangan ada langit diatas langit. Mau bersih, tanya polisi. Bedah isi perutnya 10 calon pimpinan KPK,” katanya.
Kata Ruhut, usulan ini disampaikan karena tak ingin DPR terutama Komisi III disalahkan dalam memilih calon pimpinan KPK. Untuk diketahui, capim KPK nantinya akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di DPR.
“Nanti kita akan ketemu pansel, biar saya bilangin. Kalau ada yang salah orang, DPR pasti yang disalahin,” ujar loyalis SBY itu.
Untuk diketahui, Imam Prasodjo sudah dua kali masuk dalam Pansel KPK. Ia tetap mengingatkan seluruh anggota Pansel KPK bebas dari kepentingan parpol, termasuk para calon pimpinan KPK yang baru.
“Kita ingin (Pansel KPK) bersih dari partai politik. Jadi nanti ada calon (Pimpinan KPK) yang meminta perlindungan partai politik akan saya kritisi di Komisi III,” ujarnya.
Soal pansel saat ini, Ruhut memberikan apresiasi positif. Presiden Jokowi dianggap tepat memilih sembilan srikandi yang berlatar belakang ahli hukum, IT, dan ekonomi.
“Terimakasih Pak Jokowi. Apalagi surga ditelapak kaki ibu,” tambah dia.@endang
0 comments:
Post a Comment