LENSAINDONESIA.COM: Kepedulian lingkungan kota Bandung, digerakan perhimpunan eksekutif perhotelan terdiri para permpuan cantik di Bandung untuk mendukung program Walikota Bandung menciptakan Kota Bandung bersih.
Khususnya Sungai Cipakundung, Citarum yang melintas di dalam kota Bandung. Diharapkan sungai ini jadi ikut jadi obyek wisata yang potensial dalam menjual pesona wisata Bandung.
Baca juga: Polisi bersenjata lengkap mulai jaga kantor KPU Bandung dan Panwascam Bandung "ngawur" obrak-abrik peraga kampanye
Kondisi sungai selama ini menang sangat kotor diwarnai sampah. Warga yang tingga di bantaran sungai juga kurang adanya kesadaran untuk tidak buang sampah sembarangan.
Para General Manager, Maneger hotel yang berparas menawan di Bandung yang tergabung dalam wadah Riung Priangan mencanangkan kampanye sadar menjaga lingkungan bersih. Kampanye ini diawali dengan kegiatan bersih-bersih bersama untuk memberikan contoh kepada warga. Kampanye juga didukung Himpunan Humas Hotel Bandung (H3B), yang rata-rata juga perempuan cantik.
Ada sebanyak 39 GM Hotel bintang 3 sampai 5 ditambah 32 dari H3B yang terlibat dalam kampanye awal dengan turun membersihkan Sungai Cikapundung itu pada Selasa lalau (29/4/14). Dimulai dari Jembatan Pelesiran–Cihamplas hingga bawah Jembatan Layang Pasopati (Taman Jomblo). “Kegiatan juga didukung 40 orang komunitas Cikapundung,” kata Ketua Riung Priangan Iwan Rismawardani di hotel Aston Primera Pasteur, beberapa waktu lalu.
Kampanye ini diharapkan berdampak efentif memotivasi warga untuk peduli menjaga kebersihan Sungai Cikapundung. “Kondisi Sungai Cikapundung cukup memprihatinkan. Padahal, kita mengimpikan sungai ini sebagai salah satu objek wisata yang dapat dibanggakan”, kata Iwan didampingi Nike April dan Ristiana dari H3B, serta Yadi dari Komunitas Cikapundung.
Ristiana (H3B) menambahkan, kegiatan ini sebagai wujud memberikan kontribusi dalam rangka menjaga dan melestarikan kota Bandung yang terkenal sebagai kota wisata.
Bahkan, H3B dan Riung Priangan menjadikan kampanye peduli kebersihan Sungai Cikapundung sebagai event rutin. “Kita juga mengimbau dan mengajak berbagai instansi dan swasta di kota Bandung, untuk sama-sama meningkatkan kepedulian lingkungan. Sehingga kunjungan wisata ke Kota Bandung meningkat,” kata Nike April PR Manager Novotel Hotel Bandung.
Ketua Komunitas Cikapundung, Yadi menambahkan, “Sebagai masyarakat Bandung sangat terketuk melihat kondisi Sungai Cikapundung yang kotor penuh dengan sampah dan dijadikan Septitank masyarakat yang tinggal di bantaran Cikapundung.”
Komunitas Cikapundung berdiri sejak tahun 2009 digagas mantan Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda. Yadi berjanji, akan melanjutkan kegitan menjaga Sungai dengan mengerahan masyarakat setiap Sabtu dan Minggu untuk bersih-bersih Sungai Cikapundung.
“Walaupun Komunitas Cikapundung tidak digaji, tapi kami terus beraksi. Alhamdullah dari hari ke bulan dan tahun, semakin bertambah kepedulian dari berbagai elemen masyarakat yang mendukung. Termasuk juga Riung Priangan dan H3B,” ajak Yadi. @husein.
0 comments:
Post a Comment