Thursday, June 5, 2014

Atasi impor, Indonesia harus bangun 16 PG baru

Atasi impor, Indonesia harus bangun 16 PG baru




LENSAINDONESIA.COM: Guna mengatasi impor gula secara besar-besaram yang selama ini dilakukan Indonesia, Menteri Pertanian RI, Suswono memiliki solusi tersendiri, yaitu membangun pabrik gula (PG) baru.


Solusi itu disampaikan Menteri Pertanian ini saat memberikan pengarahan pada acara Rembug Utama Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XIV di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (05/06/2014).


Baca juga: Mentan: Lahan pertanian defisit 60 ribu hektar per tahun dan Kelompok tani berharap ada teknologi baru di Kabupaten Malang


“Kita sangat sulit untuk tidak mengimpor gula. Sebab selain lahan pertanian terus menyusut, pabrik gula (PG) yang ada sudah tidak maksimal. Jadi, untuk mengatasi impor gula itu Indonesia harus membangun PG baru minimal 16 PG lagi,” kata Suswono.


Dia menjelaskan bahwa PG yang ada selama ini jumlahnya memang cukup banyak. Jumlahnya hampir 800 PG. Namun, kata dia, kondisi PG-PG terebut sudah tidak seperti yang diharapkan.


Semua PG itu, menurut dia, harus direvitalisasi. Sayangnya, dalam proses tersebut hanya 10 persen yang direvitalisasi. Sedangkan sisanya kondisinya sudah banyak yang tak memungkinkan lagi.


“Ya, karena kondisinya sudah banyak yang tua. Karena itu harus membangun yang baru sebanyak 16 PG. Itu baru bisa mengatasi kebutuhan gula di Indonesia,” pungkasnya.@aji_dr_putut


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment