LENSAINDONESIA.COM: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengaku baru belakangan ini akun pribadi facebook-nya (media sosial) di-hack orang tak dikenal. Bahkan, sampai Senin ini (4/8/14), Arief belum bisa menggunakan.
Celakanya, Hacker menggunakan akun facebook Arief mengapload status terbaru tertanggal 2 Agustus 2014, dengan menyebut; “Saya Jenderal Martini, Komandan Besar Badan Intelejen Rakyat Dunia Maya (BIR-DURMA)….”
Baca juga: Prabowo terprovokasi, untungnya SBY-Moeldoko-Sutarman keukeuh dan Susunan Kabinet "Revolusi Mental" Jokowi-JK pilih figur profesional
Arief Budiman saat dikonfirmasi LICOM, membenarkan akun facebook-nya di-hack secara misterius, sehingga dirinya tidak bisa menggunakan. Tapi, followernya tetap bisa mengakses seperti tidak terjadi apa-apa.
“Iya. Saya mengetahuinya sejak tgl 25 dini hari,” ujar Arief kepada LICOM, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Arief sebagai salah satu komisioner penyelenggara Pemilu (KPU) ini mengaku khawatir jika facebooknya disalahgunakan orang tak dikenal untuk kepentingan jahatnya.
Setelah dirinya mengetahui facebooknya bermasalah, ia mencoba untuk melakukan perbaikan, namun tidak berhasil lantaran di-hack ulang.
“Sudah dicoba, tapi kemudian di-hack lagi,” terangnya.
Wajar, Arief khawatir, mengingat KPU saat ini sedang menghadapi perkara gugatan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan MK atas pengaduan kubu pasangan Capres cawapres Prabowo-Hatta.
Terkait kejadian itu, Arief berencana melaporkan hal ini ke pihak kepolisian untuk mencari tahu siapa orang yang melakukannya (hacker) dan melimpahkannya ke proses hukum.
“Kami berencana melaporkan ke kepolisian untuk diusut,” tegasnya. @yuanto
Berikut status terbaru di akun Arief Budiman, menyebut “Saya Jenderal Martini…”
Saya JENDERAL MARTINI yang tak lain adalah Komandan Besar Badan Intelejen Rakyat Dunia Maya (BIR-DUMA) telah selesai melakukan pencarian dan penelusuran informasi terkait masalah pemilu. Saudara Arief Budiman pemilik akun ini kami nyatakan bersih dan wajar tanpa pengecualian. Tapi tidak untuk yang lain!.
Penguasaan akun medsos, email, website akan terjadi, penguasaan negara inipun akan terjadi oleh orang lain. Tidak ada satu orangpun yang dapat melarang, yang orang bisa hanya mengutuk dan mengeluh. Kami hanya ingin keterbukaan informasi.
Ada hacker dari Kesatuan Badan Intelejen Audit KPU (BIAK) yang mengungkap kelamahan IT KPU disini ; http://ift.tt/1p4KW1s setelah ditunggu berhari-hari pihak KPU tidak juga memberikan klarifikasi meskipun laporan via email, fb, twitter numpuk-numpuk.
Selang beberapa hari kemudian muncul tulisan sampah seperti ini ;
1. http://ift.tt/1mfjbi2
2. http://ift.tt/1p4KW1u
KPU tidak juga memberikan keterangan, sedangkan masing-masing orang melakukan fitnah kesana-kemari sebagaimana yang telah ditulis dalam berbagai blog diatas.
Didasari oleh alasan itulah, saya JENDERAL BESAR MARTINI Komandan Besar Badan Intelejen Rakyat Dunia Maya (BIR-DUMA) menginstruksikan kepada bawahan untuk menguasai seluruh email para komisioner baik yang gratisan maupun yang berbayar dan saya mendapatkan hasilnya. Kami temukan laporan team IT KPU seperti dibawah ini.
Setidaknya itu yang hendak kami buktikan, adapun jika kami menemukan data2 lainnya. Itu tifak akan kami buka disini. Yang jelas arief budiman lulus dengan predikat wajar tanpa pengecualian
Setelah selesai proses MK, semua akan kembali seperti sedia kala. Silakan mengutuk, silakan berdoa, seilakan mencela… yang pasti kami rakyat membayar pajak, kami rakyat tidak semua memiliki penghasilan seperti saudara… ketika kami memiliki harapan kepada Negara berikut lembaga-lembaganya.. jangan coba untuk bermain-main dengan kami.
A.N KOMANDAN BESAR BIR-DUMA
JENDERAL MARTINI
0 comments:
Post a Comment