Sunday, September 21, 2014

Polisi mulai awasi geng motor untuk cegah kriminalitas

Polisi mulai awasi geng motor untuk cegah kriminalitas




LENSAINDONESIA.COM: Tingginya tindak kriminalitas jalanan berupa perampasan dan jambret di Surabaya, membuat polisi melakukan berbagai langkah antisipasi. Polsek Wonokromo memuali antisipasi dengan mulai meperketat pengawasan terhadap geng motor yang banyak berkelompok di jalan-jalan kota ini tiap malam.


Bersama aparat TNI dan Satpol PP, petugas Polsek Wonokromo Sabtu (20/9/2014) melakukan patroli secara mobile di wilayah hukumnya. Diantaranya Jl Stasiun Wonokromo, Jl Diponegoro dan Jl Ngagel Jaya Selatan. Titik wilayah itu dianggap paling rawan terjadi tindak kriminalitas perampasan dan jambret yang termasuk dalam kejahatan Curat, Curat dan Curanmor.


Baca juga: Dua pelaku perampasan motor pengamen sudah diidentifikasi polisi dan Enam pengunjung Pub Stadium bacok pengamen lalu rampas motor


Kapolsek Wonokromo Kompol Suryo Hapsoro memimpin langsung patroli tersebut. Sejumlah geng motor yang bergerombol di pinggir jalan langsung jadi sasaran operasi. Mereke diminta menunjukkan identitas diri dan surat kelengkapan kendaraan. Bahkan pemuda yang bergerombol di warung kopi juga tidak luput dari pantauan polisi. Bila ada pemuda yang motornya bermasalah langsung ditilang sedangkan yang tak punya identitas akan berususan dengan Satpol PP.


Saat dimintai keterangan terkait hal ini, Kompol Suryo Hapsoro mengaku giat terhadap geng motor ini sebagai bentuk antisipasi terjadinya tindak kriminal Curat, curat dan Curanmor (3C) berupa perampasan dan jambret yang belakangan mulai marak lagi. “Giat seperti ini akan kami gelar dengan waktu tak tak ditentukan terutama saat akhir pekan. Meski geng motor bukan pelaku, namun besar kemungkinan para pemuda yang menghabiskan malam libur bisa menjadi sasaran kejahatan,” terangnya.


Kompol Suryo Hapsoro menjelaskan lebih lanjut, dilakukannya tindak tilang bagi pemilik kendaraan yang bergerombol di jalan maupun di Warung, sebagai bentuk pembelajaran dan efek jera. “Kami lakukan pemeriksaan untuk mengantisipasi kepemilikan Narkoba. Sedang tindak tilang sendiri, setidaknya mereka akan berfikir ulang saat keluar rumah menggunakan kendaraan,” pungkasnya.@rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment