Wednesday, November 19, 2014

Ribuan buruh tantang Gubernur Jatim di depan Grahadi

Ribuan buruh tantang Gubernur Jatim di depan Grahadi




LENSAINDONESIA.COM: Ribuan buruh Jawa Timur yang terdiri dari berbagai macam elemen organisasi buruh kembali ngeluruk Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (19/11/2014) siang.


Dalam aksinya, para buruh tetap menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2015 sebesar 30 persen dari nominal UMK tahun 2014 ini.


Baca juga: Gubernur Jatim sebut kenaikan UMK sesuai inflasi 7,5 persen dan Harga BBM naik, Pakde Karwo bahas besaran UMK 2015 malam ini


Pantauan Lensa Indonesia, massa buruh yang datang tampak berbaris mengikuti arahan dari sejumlah mobil komando. Mereka mengenakan seragam khusus organisasi buruh ditambah ikat kepala dan sepatu booth. Lainnya membawa spanduk super besar yang berisikan tuntutan kenaikan UMK hingga bendera organisasi masing-masing buruh.


Aksi ini diikuti ribuan buruh yang ada di daerah industri, khususnya ring satu (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Mojokerto). Diantaranya dari FSPMI, SPSI Kab Mojokerto, SP LEM Surabaya dan KSPI Gresik. “Angkat bendera kalian semua tinggi-tinggi. Tantang Soekarwo (Gubernur Jatim) agar mau menaikkan UMK 30 persen,” ujar salah satu buruh diatas mobil komando.


Hingga saat ini elemen buruh terus berdatangan dan melumpuhkan Jl Gubernur Suryo Surabaya (depan Grahadi). Akibat aksi ini, polisi menutup sepanjang Jl Gubernur Suryo. Arus lalu lintas dialihkan ke sejumlah rute jalan lainnya dan menyebabkan kemacetan panjang.


Sementara untuk pengamanan, polisi telah memasang kawat berduri di depan Grahadi, menyiapkan dua mobil water cannon serta ditambah puluhan motor dari tim unit reaksi cepat Polrestabes Surabaya. @sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment