Thursday, April 2, 2015

Ini penampakan makam yang diduga jenazah Hitler

Ini penampakan makam yang diduga jenazah Hitler




LENSAINDONESIA.COM: Kabar kematian mantan diktator Jerman Adolf Hitler dan dimakamkan di Surabaya memang sudah lama berhembus.


Bahkan, salah satu nisan di makam Ngagel, Surabaya atas nama Dr. GA. Poch diyakini banyak kalangan sebagai makam pemimpin Nazi tersebut.


Baca juga: Ini komentar Risma terkait makam Adolf Hitler di Surabaya dan Lukisan Hitler akan dilelang di Los Angeles


Makam tersebut terlihat terawat. Tak banyak tanaman yang merambat ke makam tersebut. Di nisan tersebut, tertulis nama Dr.G.A.Poch. Tidak dituliskan kapan mayat yang ada di makam tersebut lahir. Hanya tertulis, jenazah meninggal dunia pada 16 Januari 1970.


Jika benar, berarti ketika meninggal dunia Hitler berusia 81 tahun.


Namun, sejarah menulis Hitler sendiri lahir 20 April 1889, di Braunau am Inn, Austria. SUami dari Eva Braun itu dituliskan meninggal dunia pada 30 April 1945.


Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam satu sesi acara pernah mengakui sempat melakukan penelusuran kabar tersebut. Dirinya mengaku mendapat kabar bahwa ada seorang dokter dari Jerman yang meninggal di Surabaya yang diduga sebagai Adolf Hitler.


“Iya saya sudah cek di makam Ngagel dan ada data kematian di rumah sakit. Katanya dokter itu adalah Adolf Hitler,” kata Walikota Tri Rismaharini.


Risma memastikan, dokter bernama Poch tersebut memang meninggal di Surabaya dan dikubur di makam Ngagel Namun terkait kebenarannya apakah dokter itu sebagai sosok Adolf Hitler yang menyamar.


Jika dokter itu adalah Hitler, Risma tidak berani membuat kebijakan apa pun. Sebab, menurutnya, itu sudah wewenang dua negara, yaitu Indonesia dan Jerman.


“Dulu juga ada seperti ini ternyata makam salah satu orang terkenal negara besar. Ya saya tidak bisa ngasih karena tidak bisa,” katanya.


Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya memang sedang gencar mengumpulkan dokumen dan data terkait sejarah Kota Surabaya.


Karena, dalam waktu dekat Pemkot Surabaya akan membuat Museum Sejarah Surabaya yang rencananya ditempatkan di Gedung Siola yang saat ini kosong.


“Termasuk data kematian tokoh sejarah di Surabaya akan ada disitu. Komplek Gedung Siola akan kita manfaatkan sebagai Kantor Pemkot dan Museum Surabaya,” katanya.


Lantas, apakah sosok Dr Poch yang diketahui meninggal pada pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya adalah Hitler?


Memang, sampai saat ini belum ada hasil penelitian resmi bahwa Dr Poch adalah “Sang Fuhrer” yang melarikan diri dan menyamar di Indonesia. Namun kabar itu kembali mencuat setelah temuan buku tua yang ditulis dengan menggunakan bahasa steno Jerman kuno. Sebenarnya buku itu tanpa judul sehingga muncul beberapa istilah untuk menyebutnya, di antaranya Brandenburg Codex.


Buku itu berisi catatan penyelamatan Fuhrer dari Berlin hingga kemungkinan terakhir adalah Surabaya.


Kabar ini tentunya semakin membuka kemungkinan lain catatan sejarah terdahulu yang mengatakan Adolf Hitler tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945.


Namun, fakta terakhir bahwa bentuk tengkorak yang ditemukan di dalam bunker tersebut bukan milik Hitler melainkan berupa tengkorak perempuan berusia 40an tahun.


Selain itu, versi lain ada yang menyebut Adol Hitler meninggal di Amerika Selatan diantaranya Argentina yang selama ini dikenal sebagai tempat pelarian Nazi paska dikalahkan Sekutu dan Uni Soviet.@wan


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment