Friday, December 19, 2014

Anggota Exco PSSI akui adanya mafia match fixing di Indonesia

Anggota Exco PSSI akui adanya mafia match fixing di Indonesia




LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Djamal Aziz mengakui adanya mafia judi dalam pertandingan sepakbola di Indonesia termasuk pengaturan skor atau yang lebih sering disebut match fixing.


“Kalau di PSSI tidak ada mafia. Yang ada di bola. tujuh dari 10 pertandingan terindikasi judi dan match fixing,” terang anggota EXCO PSSI, Djamal Aziz dalam acara Polemik Sindo Radio bertajuk ‘Sepakbola Adalah Kita’ di Jakarta, Sabtu (20/12).


Baca juga: Brigjen Boy Rafli Anwar tolak jadi Pimpinan Satgas Match Fixing dan PSSI tunjuk pria Belanda tangani pemain muda Indonesia


Djamal Aziz menambahkan, jika ada pengurus PSSI yang terlibat judi dan match fixing, maka dipersilahkan untuk menangkap. “Silahkan saja ditangkap,” ujarnya.


Perlu diketahui, sebelumnya PSSI berencana menggandeng kepolisian untuk memberantas kasus judi dan match fixing di sepakbola. Sebagai langkah awal dibentuklah tim intelijen internal.


“Brigjen Boy Rafli Amar akan ditunjuk untuk memimpin tim integritas guna memerangi mafia match fixing. Surat-suratnya sudah kami tandatangani dua Desember kemarin,” ujar Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. @andiono


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment