LENSAINDONESIA.COM: Setelah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti, Sat Reskrim Polrestabes Surabaya mengerucutkan motif pembunuhan Budi Hartono Tanadjaja bermotif hutang piutang.
Hal ini sekaligus menepis kabar motif pembunuhan terhadap pengusaha yang tinggal di Galaxy Bumi Permai ini lantaran terkait asmara. “Pelaku pembunuhan memiliki hutang ke korban. Diduga pelaku juga berasal dari Surabaya. Karena terus didesak korban agar segera melunbasi hutanya, akhirnya dia nekat menghabisi nyawa korban,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono kepada Lensa Indonesia, Sabtu (27/12/2014).
Baca juga: Polisi buru rekaman CCTV tempat ATM korban pembunuhan dikuras dan Pelaku pembunuhan pengusaha Budi Hartono diperkirakan empat orang
Namun Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini enggan menjelaskan lebih jauh tentang detail pelaku pembunuhan. AKBP Sumaryono berdalih pihaknya sudah membentuk tim khusus yang dipimpin Kanit Resmob AKP Agung Pribadi untuk memburu pelaku pembunuhan terhadap Budi Hartono Tanadjaja.
Saat ini Sat Reskrim Polrestabes Surabaya telah menerima barang bukti dari Polres Mojokerto berupa kaos putih berkerah, celana jeans biru, celana dalam warna abu-abu, kaos kaki hitam, tali untuk ikat tangan korban, kawat berkarat sepanjang 1 meter untuk jerat kaki Budi Hartono dan lakban hitam untuk menutup mata serta lakban bening untuk menutup mulut.
Seperti diberitakan Lensa Indonesia, Budi Hartono Tanadjaja (45) warga Perum Galaxi Bumi Permai ditemukan tewas dengan kepala terbungkus plastik dan mulut dilakban di bawah sungai Jembatan Kembar Watu Ombo, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Sebelum ditemukan tewas, diduga korban diculik dan dibunuh di Surabaya lalu mayatnya dibuang ke luar kota.
Keluarga terakhir putus kontak dengan Budi Hartono Tanadjaja Senin (22/12/2014) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban masih bisa dihubungi via Ponsel saat mengendarai mobil melintas di Kawasan Ruko Mutiara Dupak Jl Bubutan. Korban pembunuhan ini sempat berpamitan akan ke Jl Lontar dengan mengendarai Mobil Mazda putih L 9347 VB.
Namun Budi Hartono Tanadjaja tak kembali hingga keesokan harinya sehingga kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bubutan. Sat Reskrim Polrestabes Surabaya akhirnya mengambil alih kasus ini karena menduga ada motif lain dibalik pembunuhan korban. @rofik
0 comments:
Post a Comment