Saturday, December 27, 2014

Polisi buru rekaman CCTV tempat ATM korban pembunuhan dikuras

Polisi buru rekaman CCTV tempat ATM korban pembunuhan dikuras




LENSAINDONESIA.COM: Sat Reskrim Polrestabes Surabaya terus mencari petunjuk dalam kasus pembunuhan pengusaha Budi Hartono Tanadjaja. Kabarnya, tim khusus yang dipimpin Kanit Resmob AKP Agung Pribadi kini mencoba mencari petunjuk baru dari rekaman CCTV.


Selain mendekati manajemen Angkasa Pura yang membawahi Terminal domestik Bandara Juanda tempat ditemukannya mobil korban, Mazda putih BT50 L 9347, Sat Reskrim juga mendekati bank swasta nasional.


Baca juga: Pelaku pembunuhan pengusaha Budi Hartono diperkirakan empat orang dan Polisi temukan mobil pengusaha korban pembunuhan


Pendekatan ini untuk mendapatkan rekaman CCTV pelaku pembunuhan. Pasalnya, berdasar penelurusan Sat Reskrim Polrestabes, pelaku diduga sempat mampir di boks ATM BG Junction dan ATM SPBU Jl Pahlawan untuk menguras isi ATM Budi Hartono Tanadjaja.


Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, pelaku mampir ke ATM untuk menguras isi rekening korban. Sayangnya, sampai sekarang belum diketahui berapa uang yang dikuras pelaku pembunuhan Budi Hartono Tanadjaja.


Kanitresmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi menyebutkan berdasar hasil penelusurannya, pelaku pembunuhan sempat mampir di dua ATM tersebut. “Sampai sekarang kami masih mencoba melakukan koordinasi dengan manajemen tempat ATM tersebut berada untuk meminta rekaman CCTVnya,” terangnya, Sabtu (27/12/2014).


Selain menelusuri jejak pelaku pembunuhan, Sat Reskrim Polrestabes juga menelusuri asal usul mobil Mazda BT 50 L 9347 VB milik korban karena diduga plat yang digunakan adalah palsu. Hal itu diketahui berdasar nomor rangka, mobil itu seharusnya menggunakan Nopol KT (Kalimantan), bukannya L (Surabaya).


Seperti diberitakan Lensa Indonesia, Budi Hartono Tanadjaja (45) warga Perum Galaxi Bumi Permai ditemukan tewas dengan kepala terbungkus plastik dan mulut dilakban di bawah sungai Jembatan Kembar Watu Ombo, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Sebelum ditemukan tewas, diduga korban diculik dan dibunuh di Surabaya lalu mayatnya dibuang ke luar kota.


Keluarga terakhir putus kontak dengan Budi Hartono Tanadjaja Senin (22/12/2014) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban masih bisa dihubungi via Ponsel saat mengendarai mobil melintas di Kawasan Ruko Mutiara Dupak Jl Bubutan. Korban pembunuhan ini sempat berpamitan akan ke Jl Lontar dengan mengendarai Mobil Mazda putih L 9347 VB.


Namun Budi Hartono Tanadjaja tak kembali hingga keesokan harinya sehingga kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bubutan. Sat Reskrim Polrestabes Surabaya akhirnya mengambil alih kasus ini karena menduga ada motif lain dibalik pembunuhan korban. @rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment