Saturday, December 13, 2014

Aset Pemprov Jatim untuk maksiat, kinerja Dirut PT PWU amburadul

Aset Pemprov Jatim untuk maksiat, kinerja Dirut PT PWU amburadul




LENSAINDONESIA.COM: Amburadulnya kinerja Dirut PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim, Arif Afandi, terungkap dalam hearing antara Komisi C DPRD Jatim dengan Direktur Umum PT PWU, Kusumawati, Sabtu (13/12/2014).


Saat hearing itu Kusumawati mengaku tidak menemukan sertifikat aset milik Pemprov Jatim yang dikelola PT PWU Jatim di Jl Ngagel Surabaya, yang disewakan ke pihak ketiga yaitu karaoke dewasa Penthouse, pijat C`Zar spa dan Carrefour. “Sampai saat ini sudah saya cari namun tidak menemukan sertifikatnya,” kilah wanita yang menjabat Direktur PT PWU Jatim sejak 2008.


Baca juga: DPRD Jatim ancam laporkan Arif Affandi ke Gubernur agar dipecat dan Komisi C DPRD Jatim sidak aset tanah PT PWU di Central Point Ngagel


Namun Kusumawati tak menepis jika semua perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga ditentukan oleh Dirut PT PWU Jatim, yakni Arif Afandi. “Semuanya yang menentukan adalah Pak Dirut. Besaran dan teknis pelaksanaan perjanjiannya yang menentukan adalah beliau. Saya hanya bawahannya,” ujarnya di hadapan anggota Komisi C DPRD Jatim.


Kusumawati juga mengaku jika masalah peralihan fungsi pemanfaatan aset oleh Penthouse dan C`zar Spa untuk bisnis esek-esek, sebenarnya sudah disampaikannya ke Arif Afandi selaku Dirut PT PWU Jatim. “Saya sudah sampaikan kalau pihak ketiga yakni PT Benoa Nusantara mengajukan ijin untuk bisnis pertokoan dan Mall, namun ijinnya melenceng dan berubah menjadi usaha esek-esek. Tapi Dirut PT PWU Jatim tidak merespon dan malah menyebut itu urusannya sama Pemkot Surabaya,” sambung wanita yang akrab dipanggil Ima ini.


Keterangan Kusumawati ini terkesan aneh. Di awal hearing dengan Komisi C DPRD Jatim, dia bersikukuh tak menemukan sertifikay aset Pemprov Jatim yang disewakan PT PWU ke pihak ketiga. Namun, mendadak di tengah persidangan, salah satu karyawan PT PWU Jatim malah menunjukkan sertifikat itu ada dan memperlihatkannya kepada anggota Komisi C DPRD Jatim. @andiono


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment