LENSAINDONESIA.COM: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap ancaman banjir. Terutama akibat meluapnya sejumlah sungai utama yang ada di wilayah Jatim, dua sungai nasional dan lima sungai yang dikelola provinsi.
Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan mengatakan, dua sungai nasional yang harus diwaspadai adalah Sungai Brantas dan Bengawan Solo. “Kami sudah minta Balai Besar Brantas dan Bengawan Solo untuk siaga dan mengabarkan ke kami (BPBD) jika kondisi sungai meluap,” ujarnya, Selasa (23/12/2014).
Baca juga: Awas! Banjir bakal kembali melanda Bojonegoro dan Di Bojonegoro, harga pupuk Urea mahal dan langka
Menurutnya, beberapa daerah yang harus waspada banjir adalah sepanjang aliran Sungai Brantas mulai dari Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Mojokerto dan Sidoarjo. Sedangkan untuk aliran Bengawan Solo, yang harus waspada adalah masyarakat yang berada di wilayah Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Lamongan Tuban dan Gresik.
Ia melanjutkan, untuk lima sungai milik provinsi yang juga harus diwaspadai saat musim hujan karena berpotensi menyebabkan banjir, diantaranya Sungai Pekalen Sampean (melintasi Situbondo dan Bondowoso), Sungai Bajul Mati (Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo), Sungai Bondoyudo (Lumajang dan Jember) dan Sungai Kali Lamong (Jombang, Mojokerto dan Gresik). “Intinya kami terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk selalu waspada bencana, terutama banjir dan tanah longsor di musim hujan ini,” pungkasnya.@sarifa
0 comments:
Post a Comment