Tuesday, December 23, 2014

Kalau moratorium diterapkan, Lamongan kehilangan 2800 PNS

Kalau moratorium diterapkan, Lamongan kehilangan 2800 PNS




LENSAINDONESIA.COM: Pemkab Lamongan bakal kehilangan sebanyak 2.800 pegawai jika moratorium perekrutan CPNS diterapkan.


Tahun ini, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Ismunawandi, ada 237 orang yang memasuki purna tugas. Sedangkan tahun depan diperkirakan ada 465 orang yang memasuki masa pensiun.


Baca juga: Ombudsman pertanyakan sikap diskriminitaif BKD Kota Mojokerto dan Lowongan CPNS Mojokerto, kuota 101 orang, diserbu 3.221 pelamar


“Kalau dirata-rata 500 orang pensiun dan moratorium diberlakukan, kursi 2800 PNS kosong,” katanya di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/12/2014).


Pada acara tersebut juga diserahkan Penganugerahan Piagam Penghargaan dan Tanda Kehormatan Wredatama Nugraha kepada Bupati Fadeli oleh Ketua Pengurus Daerah Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Propinsi Jawa Timur Soedjito.


Penghargaan ini, menurut Soedjito, diberikan atas dedikasi dan jasa Bupati Fadeli selaku Ketua PWRI

Kabupaten Lamongan bagi kemajuan dan perkembangan organisasi PWRI di daerahnya.


“Kepada anggota PWRI agar tetap secara terus-menerus memberikan sumbangsih pemikiran, saran

maupun pendapat, dan berkarya nyata untuk kemajuan Kabupaten Lamongan karena pengabdian negara adalah tanpa batas,” kata Fadeli.@Ali Muhtar


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment