LENSAINDONESIA.COM: Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi, tak menampik dugaan jumlah pelaku pembunuhan pengusaha Budi Hartono Tanadjaja yang mayatnya ditemukan di Pacet Mojokerto, lebih dari dua orang.
Asumsinya berdasar lokasi penemuan mayat korban di bawah jembatan di Pacet, jika pelakunya hanya seorang maka akan kesulitan mengangkat tubuh korban dan melemparnya ke bawah jembatan. “Kami menduga pelaku pembunuhan berjumlah lebih dari dua orang. Untuk mengangkat jasad korban bisa 2-3 orang. Lalu yang bertugas mengamati lokasi dan menjaga mobil minimal satu orang,” terang Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi.
Baca juga: Polisi temukan mobil pengusaha korban pembunuhan dan Polisi buru pelaku pembunuh kuli bangunan Dhramahusada
Seperti diberitakan Lensa Indonesia, Budi Hartono Tanadjaja (45) warga Perum Galaxi Bumi Permai ditemukan tewas dengan kepala terbungkus plastik dan mulut dilakban di bawah sungai Jembatan Kembar Watu Ombo, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Sebelum ditemukan tewas, diduga korban diculik dan dibunuh di Surabaya lalu mayatnya dibuang ke luar kota.
Keluarga terakhir putus kontak dengan Budi Hartono Tanadjaja Senin (22/12/2014) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban masih bisa dihubungi via Ponsel saat mengendarai mobil melintas di Kawasan Ruko Mutiara Dupak Jl Bubutan. Saat itu korban berpamitan akan ke Jl Lontar dengan mengendarai Mobil Mazda putih L 9347 VB.
Namun Budi Hartono Tanadjaja tak kembali hingga keesokan harinya sehingga kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bubutan. Sat Reskrim Polrestabes Surabaya akhirnya mengambil alih kasus ini karena menduga ada motif lain dibalik pembunuhan korban. @rofik
0 comments:
Post a Comment