Sunday, December 21, 2014

Sebelas orang terluka akibat serangan pada pejalan kaki di Perancis

Sebelas orang terluka akibat serangan pada pejalan kaki di Perancis




LENSAINDONESIA.COM: Sebuah kecelakaan di Perancis mengakibatkan 11 orang luka, dua di antaranya luka parah. Sang pengemudi sempat meneriakkan kalimat “Allahu Akbar”, kata media Perancis.


Sang pengemudi langsung ditahan setelah sengaja menabrak para pejalan kaki di lima tempat berbeda di kota Dijon.


Baca juga: Mobdin walikota Probolinggo ditabrak truk fuso dan Gubernur Jatim minta ijin operasional Bus Harapan Jaya dicabut


Dia mengaku sehat namun telah menghabiskan beberapa waktu di RS Jiwa.


Sedangkan dua korban yang mengalami luka serius tidak dalam bahaya.


Saksi mengatakan pada polisi bahwa sang pengemudi berusia 40 tahun. “Pelaku juga mengaku aksinya diperuntukkan bagi anak-anak di Palestina,” kata sumber yang melakukan penyelidikan kepada AFP.


Kepada French TV, juru bicara bicara Kementerian Dalam Negeri percaya bahwa pelaku beraksi sendirian.


“Polisi juga memiliki catatan bahwa pelaku pernah terlibat dalam aksi kriminalitas kecil 20 tahun lalu,” jelas juru bicara tersebut.


Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls mengucapkan solidaritasnya kepada korban lewat akun Twitter-nya.


Sabtu lalu, polisi Perancis menembak mati seorang pria yang menyerangnya dengan pisau. Tiga polisi terluka dalam insiden tersebut. Sebelumnya, pria tersebut juga menyebut nama “Allahu Akbar”. Menteri Dalam Negeri Perancis, Bernard Cazeneuve mengatakan pada French TV, lelaki tersebut dalam kondisi tidak stabil.


Satgas anti-terorisme sudah meminta izin untuk menyelidiki serangan ini.


Perancis adalah negara Barat dengan jumlah muslim terbesar – diperkirakan antara lima hingga enam juta orang. @sita


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment