Wednesday, February 25, 2015

Hatta Radjasa gerakan PAN perbaiki 1000 Masjid di Indonesia

Hatta Radjasa gerakan PAN perbaiki 1000 Masjid di Indonesia




LENSAINDONESIA.COM: Setelah mendapat informasi banyak madrasah, mushola dan mesjid di Jabar Selatan, bangunannya rusak akibat gempa bumi tahun 2007 silam, Ketua Umum DPP PAN, Ir HM Hatta Rajasa (MH), membuktikan sikap empatinya, mewujudkan “Gerakan Perbaikan 1000 Masjid”, termasuk terhadap wilayah lain di tanah air.


Gerakan ini sudah dimulai dari 2010 dengan kegiatan untuk merenovasi beberapa fasilitas ibadah, sarana pendidikan dan infrastruktur.


Program yang dimotori Wakil Sekjen DPP PAN, Haerudin SAg, MH yang juga saat ini sebagai anggota Komisi IV DPR RI, sejauh ini sudah memperbaiki sebanyak 765 bangunan mesjid, madrasah dan mushola. Khusus Jabar paling dominan terfokus di Jabar Selatan sebagai daerah terdampak. Diantaranya, Garut Selatan, Ciamis Selatan, Tasik Selatan, Cianjur Selatan, Sukabumi Selatan, Kabupaten Bandung serta daerah Jabar Selatan lainnya.


Menurut Haerudin, 1000 perbaikan mesjid yang digagas PAN, sedangkan untuk sementara baru daerah atau wilayah Jabar Selatan, yang dominan melakukan program perbaikan tersebut. Karena tingkat kebutuhan perbaikan bangunan mesjid di Jabar Selatan ini dipandang mendesak. “Gerakan perbaikan mesjid ini juga sudah tersebar di beberapa daerah lain di Indonesia, dengan jumlah lebih dari 1000 mesjid yang telah diperbaiki, jelasnya.


“Kami bekerjasama dengan para DKM dan tokoh masyarakat juga warga, dengan bahu membahu melakukan perbaikan, baik rehab bangunan ringan maupun sedang, serta bantuan berupa bahan material sesuai kebutuhan. Ada pun besaran bantuan yang diberikan Rp 5 juta–Rp 80 juta per masjid,” papar Haerudin.


Ditambahkannya, bantuan dari program itu bukan berupa uang tunai, tetapi berupa bahan material yang pengerjaannya dilakukan secara gotong-royong oleh warga setempat. Ditanya total dana bantuan yang digelontorkan program gerakan perbaikan 1000 mesjid itu, Haerudin enggan menyebutkannya dengan alasan etika.


“Awalnya, kami bersama tokoh masyarakat dan para DKM melakukan upaya komunikasi yang berujung pada perbaikan atau rehab bangunan atas bantuan dan kepedulian dari Bang Hatta (Hatta Rajasa, red),” ujar Haerudin melakukan kunjungan awal resesnya di Pesantren Al-Falah Kec. Bungbulang Garut. Sekaligus, memberikan bantuan sebanyak 200 sak semen serta bahan material lainnya, Kamis (19/02).


Namun demikian, menurut putera kelahiran Garut Selatan ini, karena besarnya animo masyarakat terhadap gerakan tersebut, prakarsa gerakan perbaikan 1000 mesjid pun meluas kepada bantuan perbaikan jembatan penghubung antar desa di beberapa wilayah di Jabar Selatan. Dari 5 jembatan rawayan yang diperbaiki, salah satunya dinamai Jembatan Rawayan Hatta Rajasa yang berada di Desa Guna Mekar Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut dengan jumlah bantuan 45 juta pada 2012 lalu.


“Ini bukan gerakan pembangunan atau pemugaran mesjid seperti yang banyak dipertanyakan, namun lebih kepada perbaikan kerusakan bangunan mesjid yang ada,” ujar Haerudin.


Diakui Haerudin, berkat kepedulian Hatta Rajasa dengan gerakan perbaikan 1000 mesjid serta perbaikan jembatan yang dibangun diatas sungai Cikandang itu telah berdampak positif dalam upaya mendongkrak perolehan suara sehingga khsususnya di Jabar Selatan suara PAN sangat signifikan.


“Pada pileg 2009 suara PAN di Desa tersebut (Guna Mekar) hanya mendapat 2 suara, namun pada pileg 2014 mendapat 420 suara. Untuk tingkat Kecamatan Bungbulang pada pileg 2009 hanya mendapat suara 2700, sementara pada 2014 memperoleh suara hampir 7000,” paparnya.


Sedangkan lanjut dia di wilayah Ciamis Selatan sejauh ini merupakan basis suara PDIP dan Golkar, namun dengan program perbaikan mesjid tersebut, PAN pun mendapat perolehan suara yang tak kalah dengan partai terdahulunya itu. Salah-satu bukti riilnya bahwa raihan suara di Kecamatan Cimerak Kabupaten Ciamis, meningkat tajam. “Boleh dilihat data riil perolehan suara PAN pada pileg lalu di kecamatan tersebut,” ujarnya seraya tersenyum.


Maka dari itu, sambung Haerudin, gerakan perbaikan 1000 mesjid ke depan harus lebih ditingkatkan. “Insya Allah bila gerakan itu terus berkelanjutan maka suara PAN khusus di Jabar Selatan akan jauh lebih baik. Dan kita akan berusaha lakukan itu ke depannya,” tandasnya.


Ditambahkannya, di Kecamatan Cikalong – Tasik Selatan, perolehan suara PAN dari 3000 suara di Pileg 2009, meningkat drastis mencapai 8000 suara pada pileg 2014, peningkatannya lebih dari 150 persen, dan memperoleh perwakilannya untuk DPR RI dengan perolehan 1 kursi, pungkas Haerudin.


Salah seorang tokoh agama Cianjur, KH. Ahmad Yani, menambahkan dirinya yang juga menjadi Tim Gerakan Perbaikan 1000 Masjid di Cianjur, sudah melakukan perbaikan lebih dari 100 masjid. Karena itu, lanjutnya, di Cianjur perolehan suara PAN pada Pileg 2009 yang hanya mendapat 18.000 suara, akhirnya meningkat tajam menjadi lebih 50.000 suara. Sehingga, PAN mendapat jatah 1 kursi untuk DPRD Kabupaten Cianjur.


“Padahal sepanjang sejarah pemilu, PAN di Cianjur tidak mendapatkan perwakilannya di legislatif,” kata Ahmad Yani.


Seperti pernah diungkapkan Ketua Fraksi PAN DPR, Tjatur Sapto Edi, keberhasilan Partai PAN yang dinahkodai Hatta Rajasa ada pada raihan suara PAN naik 53 persen dari hasil Pemilu 2009. Kenaikan ini salah satunya dipengaruhi popularitas Hatta. Kedua, Hatta terbukti konsisten membawa bendera PAN dalam berpolitik. Jugas juga konsistensi PAN yang menjunjung tinggi dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material, dan spiritual. @ Ronny.


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment