Monday, December 22, 2014

Kolaps 9 jam, jaringan internet Korut mulai normal sebagian

Kolaps 9 jam, jaringan internet Korut mulai normal sebagian




LENSAINDONESIA.COM: Jaringan internet Korea Utara akhirnya pulih pada Selasa, setelah terputus hampir sembilan jam. Ini merupakan peristiwa tidak terduga di tengah perang cyber dengan Amerika Serikat.


Tidak ada statemen resmi dari Pyongyang, namun para ahli di Amerika Serikat melaporkan adanya restorasi.


Baca juga: Obama: Serangan hacker Korut bukan ajakan perang, tapi cybervandalism dan Soal serangan hacker Korut, Obama ajak rakyat Amerika ke bioskop


Washington sebelumnya sudah menyatakan tengah mempertimbangkan melakukan pembalasan terhadap serangan cyber terhadap SOny Entertainment Pictures, yang membuat film komedi kematian pemimpin Korut Kim Jong-un.


Pejabat resmi menolak berkomentar bahwa Amerika Serikat turut campur dalam peristiwa di Korut.


Dyn Research melaporkan layanan interet sebagian telah direstorasi setelah mengalami gangguan selama sembilan jam dan 31 menit. Sedangkan Arbor Networks sudah mendeteksi gangguan jaringan internet sejak Sabtu lalu.


Web berita pemerintah Korut, Korean Central News Agency (KCNA) dan koran Rodong Sinmun kembali online, Selasa (23/12/2014).


Namun, restorasi masih belum maksimal dan kedua website masih sulit diakses.


Analis mengatakan hal ini terjadi karena problem teknis atau serangan cyber pada Korut. Hanya segelintir publik Korut yang punya akses interet.


Minggu lalu, Pemerintah AS mengungkap hasil investigasi FBI terkait serangan cyber ke SEP dilakukan oleh Korea Utara. Serangan ini menyebabkan sejumlah film yang belum dirilis bocor ke publik, sejumlah email pribadi dan gaji ribuan pekerja SEP juga diungkap ke publik.


Korea Utara sudah membantah terlibat dalam kasus ini.


Tapi Korut bersyukur dengan serangan yang dialami oleh SEP yang menyebabkan Sony membatalkan merilis film komedi The Intervew.


Pada Senin, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf mengatakan tidak akan menjelaskan detail terkait operasi yang dijalankan AS untuk merespon serangan tesrebut. “Kami hanya bisa mengatakan respon kami bisa terlihat tapi juga tidak,” tuturnya. @sita


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment