LENSAINDONESIA.COM: Mengenang hari ibu diharapkan tidak hanya mengingatnya belaka, namun menjadi perhatian penting bagi peran perempuan yang sangat besar dalam andil pembangunan.
“Political will para pemimpin bangsa menjadi harapan yang amat menentukan bagi perubahan nasib perempuan Indonesia agar Indonesia dapat sejajar dan bermartabat di mata dunia Internasional, karena separuh dari jumlah masyarakatnya bisa menikmati perubahan kehidupan yang bertujuan mencapai Kesejahteraan Bangsa Indonesia,” ujar politisi PPP, Fernita Darwis dalam merefleksikan Hari Ibu, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Baca juga: Maggie Vessey, atlet paling stylish saat ini dan Dominique Harrison-Bentzen kumpulkan Rp391,2 juta untuk tunawisma
Kebijakan tersebut, menurut Fernita, sebagai pijakan dan payung untuk mendorong kesetaraan dalam pembangunan sumber daya manusia. “Kebijakan itu di mulai dari norma aturan hukum yang berpihak pada upaya kesetaraan gender dalam pembangunan manusia seutuhnya,” terangnya.
Untuk itu, kata Fernita, peran dan andil perjuangan perempuan sangat penting dan strategis untuk mengisi pembangunan di Indonesia khususnya dan kancah internasional pada umumnya.
“Bagi para perempuan Indonesia jangan berhenti berjuang lanjutkan perjuangan para pahlawan perempuan yang terdahulu untuk masa depan yang lebih baik serta perubahan hidup yang mendasar menuju cita-cita mulia mewujudkan Kesejahteraan Bangsa Indonesia yang adil dan merata,” jelasnya.
Dalam realitanya masalah perempuan, seperti diskriminasi, stereotype terhadap pemahaman kesetaraan, marginalisasi maupun subordinat terhadap kebutuhan perempuan. Kekerasan thd perempuan dan anak perempuan, semakin beragam.
“Semakin banyak kasus-kasus yang tak terselesaikan dan tidak mendapat perlindungan hukun dan penegakan hukumnya terhadap permasalahan-permasalahan perempuan diatas,” katanya.
Maka, diharapkan pemangku kepentingan khususnya pemerintah betul-betul menempatkan posisi perempuan sama dalam mengisi pembangunan dengan ditopang kebijakan yang mendukung agar masalah perempuan dapat terminimalisir. @yuanto
0 comments:
Post a Comment