Thursday, December 18, 2014

Salah satu terpidana eksekusi mati adalah warga negara asing

Salah satu terpidana eksekusi mati adalah warga negara asing




LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Agung memastikan eksekusi terpidana mati di akhir tahun 2014 ini akan segera dilaksanakan. Dari enam daftar nama napi yang akan di eksekusi, salah seorangnya adalah warga negara asing (WNA).


“Kemungkinan enam. (WNA) ada. Kami usahakan tahun ini itu lima. Tapi, terdaftar itu enam. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” ujar Jampidum, Basuni Masyarif, di Jakarta, Kamis (18/12/2014).


Baca juga: Eksekusi mati lima terpidana masih tanda tanya dan Granat minta Kejagung percepat eksekusi terpidana mati narkoba


Ia melanjutkan, sejauh ini, Kejagung bersama Kajati sudah melakukan konfirmasi dan berkoordinasi. Basuni menegaskan dari aspek yuridis sudah tidak ada masalah. Untuk masalah teknis, pembicaraan dengan Polri terus dilakukan.


“Sudah koordinasi. Bahkan, aspek yuridis sudah nggak ada masalah dan aspek teknis sedang koordinasi dengan Polri,” terangnya.


Namun, Basuni berpesan, proses eksekusi enam terpidana mati jangan dikatakan pasti terlaksana tahun ini. Sebab menurutnya, hal itu adalah perbuatan yang mendahului kuasa Tuhan.


“Karena hukuman mati pro kontra, tolong dalam pemberitaannya. Jangan dibilang pasti tahun ini akan (dieksekusi). Pasti nanti kalau mendahului Tuhan kan. Jangan sampai demikian,” pintanya.


Sebelumnya, Jaksa Agung, HM Prasetyo telah menegaskan bahwa seluruh aspek yuridis keperluan proses eksekusi telah dilakukan bersama Kejati. Hanya menunggu aspek sosiologisnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti telah mengungkapkan untuk mendukung pelaksanaan eksekusi terpidana 5 terpidana yang dilakukan Kejaksaan Agung RI. Badrodin menegaskan untuk eksekusi tahun ini Polri sudah menyiapkan regu tembak sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.


Untuk diketahui, lima orang terpidana yang merupakan warga negara Indonesia (WNI). Di antaranya dua orang tersangka kasus narkotika di Batam, satu orang tersangka pembunuhan di Tangerang, dan dua orang kasus pembunuhan di Nusakambangan.@sita


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment