LENSAINDONESIA.COM: Warga pemberani yang berhasil menggagalkan aksi penjambretan di Jl Tunjungan, kini dalam perlindungan polisi setelah tangannya patah dan dibawa ke sebuah rumah sakit akibat nekat menabrak dua pelaku penjambretan yang berupaya kabur, Selasa (23/12/2014) siang.
Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Hartoyo, saat dikonfirmasi Lensa Indonesia menyebutkan bahwa warga pemberani itu mengalami luka serius patah tangan akibat menabrakkan motornya ke kendaraan pelaku penjambretan. “Identitasnya sengaja kami rahasiakan dulu demi alasan keamanannya. Namun yang jelas Kepolisian sangat mengapresiasi keberaniannya untuk bertindak melawan aksi kejahatan,” terangnya.
Baca juga: Dikejar warga pemberani, joki jambret tewas disambar mobil dan Komplotan penjahat jalanan belia dibekuk Polrestabes Surabaya
Seperti diberitakan Lensa Indonesia, Anshori yang bertindak sebagai joki dan Ismail sebagai eksekutor, mengendarai motor Suzuki Satria FU L 5942 RY, melakukan penjambretan terhadap Anggi Baidita (30), warga Jl Asem Jaya yang dibonceng ibunya dengan motor Honda Vario putih L 5043 TZ, di Jl Tunjungan.
Kedua pelaku penjambretan ini dengan ganasnya menarik tas korban yang berisi dua handphone dan uang Rp 600 ribu hingga korban yang sedang hamil ini terjatuh dari motor.
Aksi itu diketahui warga pemberani yang naik Honda CB150R L 5853 ZM dan Briptu Putu Hengky dari Sat Sabhara Polrestabes Surabaya yang langsung melakukan pengejaran.
Mengetahui ada yang mengejar, kedua pelaku penjambretan ini memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Namun warga pemberani yang juga lihai mengendarai motor dan terus mengejar. Ketika berhasil memepet motor pelaku, warga yang namanya masih dirahasiakan polisi itu menabrakkan motornya ke motor pelaku penjambretan sehingga kedua pelaku kehilangan keseimbangan dan menabrak mobil Avanza.
Kedua pelaku penjambretan langsung jatuh terguling. Anshori yang terkapar di tengah jalan langsung disambar mobil pick up yang dikemudikan Yansen (36) warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal di kawasan Jl Mulyorejo.
Anshori langsung tewas di lokasi kejadian sedangkan Ismail yang sempat kabur akhirnya diringkus petugas Reskrim Polsek Genteng di depan HOtel JW Marriot Jl Embong Malang.
Sementara warga pemberani yang nekat menabrakkan motornya ke motor pelaku penjambretan dan ikut terjatuh mengalami patah tangan serius dan langsung dilarikan polisi ke sebuah rumah sakit dengan perlindungan khusus. @rofik
0 comments:
Post a Comment