Saturday, February 21, 2015

Icon penyiar teve ‘hitam putih’ 1980-an Toeti Aditama meninggal dunia

Icon penyiar teve ‘hitam putih’ 1980-an Toeti Aditama meninggal dunia




LENSAINDONESIA.COM: Jurnalis senior Toeti Aditama, yang namanya cukup populer sebagai penyiar Televisi Republik Indonesia (TVRI) era 1980-an, meninggal dunia pada Minggu dinihari (22/2/15).


“Icon pembawa berita TVRI tempo doeloe telah berpulang… terima kasih atas kontribusi di dunia penyiaran dan di dunia media cetak… Selamat jalan, ibu Toeti Adhitama, semoga khusnul khotimah,” kata Freddy Manayang, salah seorang simpatisan jurnalis senior itu menyampaikan komentarnya di akun facebook Uci Karundeng, yang juga mantan jurnalis TVRI, Minggu (22/2/15)


Baca juga: Perayaan kekayaan kuliner Nusantara segera digelar di Senayan


Almarhumah yang kelahiran Madiun, 19 Februari 1935 itu menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Pukul 00.15 Minggu dini hari tadi. Pemakaman almarhumah dipilih di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.


Jurnalis TVRI cukup populer tahun 1980-an ini, lantaran negeri era 1980-1n masih memiliki satu-satunya stasiun televisi dengan warna hitam putih, yaitu TVRI. Penampilan Toeti membawakan program berita “Dunia Dalam Berita” ditayangkan setiap pukul 21.00 WIB, menjadikannya sebagai sosok penyiar perempuan yang menginspirasi bermunculannya penyiar-penyir perempuan era televisi swasta mulai bermunculan tahun 1990-an.


Toeti mulai bergabung di televisi publik milik pemerintah itu pada 1976-1988. Selama bekerja di TVRI, dia sempat mendirikan majalah ekonomi Eksekutif. Majalah itu dipimpinnya selama 20 tahun (1979-1999).


Kemudian, Toeti bergabung dengan Media Group mulai 1999, sampai di penghujung usianya.


“Turut berdukacita yg se-dalam2nya atas berpulangnya sosok teladan kita semua,” kata Desieree Mashuri, mantan penyiar termuda dan tercantik di Stasiun TVRI Manado awal tahun 1990-an –isteri pendiri stasiun-stasiun teve milik Jawa Pos Group, Imawan mashuri– di akun facebook Uci Karundeng. @licom_09


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment