LENSAINDONESIA.COM: Mobil dinas milik Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri, Mudofir disatroni penjahat jalanan, Kamis (5/2/2015). Mobil yang diparkir di Jl. Letjen Panjaitan Kota Kediri mengalami pecah kaca.
Modus kejahatan yang diduga dilakukan lebih dari satu orang tersebut dengan cara memecah kaca samping sebelah kiri. Dalam aksinya tersebut pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp9 juta yang rencananya akan dibelikan peralatan masjid.
Baca juga: Mobil warga Ngagel Mulyo dipecah dua pria bersenjata celurit dan Kaca mobil dipecah, uang Rp 50 juta dan barang berharga amblas
Selain itu pelaku juga sempat membawa kabur tas yang berisi laptop dan juga surat surat penting.
Dalam keterangannya Mudofir mengatakan, ia berangkat dari rumah untuk peralatan Masjid di desanya yang saat ini dalam tahap renovasi. Ia tidak punya pemikiran telah diintai oleh penjahat. “Pada saat saya keluar rumah saya tidak mempunyai pikiran macam macam. Saya hanya ingin beli kubah Masjid yang tokonya ada di Jl Letjen Panjaitan,” katanya.
Dan setibanya di Jl. Letjen Panjaitan tersebut, Mudofir memarkirkan mobilnya di depan Asrama STiKes dan ditinggal pergi menyeberang ke penjual kubah. Selang 10 hingga 15 menit kemudian, saat kembali ternyata kaca samping sebelah kiri dan uang yang berada di jok tengah serta tas yang berisi laptop sudah raib digondol penjahat.
Karena menjadi korban pencurian akhirnya Mudofir melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pesantren Kota Kediri.
Sementara dari beberapa saksi yang ada dilokasi kejadian mengatakan, bahwa sempat mendengar suara kaca pecah, namun tidak mengetahui kaca apa yang pecah tersebut. “Saya sempat dengar suara kaca pecah namun dirinya mengaku tidak tau kalau mobil avanza yang diparkir di dekat kiosnya tersebut pecah,” kata penjual mi yang tak mau menyebutkan namanya tersebut.
Pihak kepolisian belum berani memberikan keterangan terkait dengan adanya kejadi yang menimpa anggota dewan itu. @andik kartika
0 comments:
Post a Comment