LENSAINDONESIA.COM: Enam orang ditembak mati dan satu orang terluka parah dalam penembakan di tiga lokasi berbeda di Philadelphia, kata pejabat Pennsylvania.
Kepolisian Negara Bagian Montgomery tengah mencari tersangka penembakan, Bradley William Stone (35). Polisi memperingatkan tersangka kemungkinan bersenjata dan berbahaya dan meminta warga tetap berada di dalam rumah.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Papua kutuk penembakan terhadap lima pelajar SMA dan Penembakan brutal di bandara Ninoy Aquino Filipina bunuh walikota
Stone berambut merah dan mengenakan seragam militer. Dia juga dilaporkan menggunakan tongkat.
Tersangka membunuh mantan isterinya, Nicole Stone, ibunya, neneknya, pasangan suami isteri mantan isterinya beserta anak gadisnya.
Penembakan terjadi di Souderton, Lansdale, dan Harleysville sekitar pukul 04.00 waktu setempat, mengutip laporan media lokal.
Penembakan pertamat erjadi di rumah mantan adik ipar Stone di Souderton, Patricia Flick. Dia terbunuh bersama suaminya, Aaron Flick dan anak perempuannya Nina (14). Sedangkan putranya, Anthony Flick (17) terluka parah.
Penembakan selanjutnya terjadi di Lansdale, tempat tinggal ibu Nicole Stone’s, Joanne Hill dan neneknya Patricia Hill. Nicole dibunuh di rumahnya di Harleysville. Tetangga yang melihat peristiwa ini langsung menyalakan alarm.
Dugaan sementara, penembakan terjadi dipicu perselisihan.
Dua anak Nicole ditemukan selamat, kata BBC.
Polisi lalu mengepung sebuah rumah di Pennsburg, tempat tinggal tersangka dan meminta agar tersangka keluar lewat megaphone. “Keluarlah dari pintu depan dengan mengangkat tangan. Anda ditangkap.”
Namun, Jaksa Montgomery Risa Vetri Ferman mengungkap polisi masih mencari tersangka di sejumlah tempat. “Kami tidak tahu dimana tersangka berada,” ujarnya sembari menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah menemukan handphone dan mobilnya.
“Ini sebuah tragedi di sebuah kota yang indah,” sesal penduduk setempat, Audrey Gallina pada Philadelphia Inquirer.@sita
0 comments:
Post a Comment