LENSAINDONESIA.COM: Perang komentar tampaknya masih berlanjut antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Rasyid Baswedan dengan mantan mendikbud sebelumnya M. Nuh terkait Kurikulum 2013. Mantan rektor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) itu mengatakan Kurikulum 2013 sebenarnya bisa dilaksanakan saat ini.
Saat ditemui di Surabaya, Nuh mengatakan permendikbud tersebut ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, pada 11 Desember 2014. Isinya mewajibkan pemberlakuan Kurikulum 2013 paling lama pada tahun ajaran 2019/2020.
Baca juga: M Nuh minta Anies tak potong kurikulum 2013 di tengah jalan dan Kurikulum 13 dihapus, Dindik Jatim siap kembali berlakukan KTSP
“Jadi, seluruh sekolah wajib melaksanakan Kurikulum 2013 paling lama tahun ajaran 2019/2020 dan istilah ‘paling lama’ itu berarti bisa dimulai sejak sekarang juga,” kata Nuh, di sela peletakan batu pertama SMP Al-Islah, Gunung Anyar, Surabaya, Minggu (14/12/2014) mengutip Antara.
Lebih lanjut, pemerintah menyebut sekolah yang sudah tiga semester melaksanakan Kurikulum 2013 wajib melaksanakan mulai sekarang. Namun bagi sekolah yang keberatan bisa mengajukan untuk kembali ke Kurikulum 2006 (KTSP 2006).
“Peraturan menteri itu juga menyebutkan, sekolah yang masih satu semester melaksanakan Kurikulum 2013 kembali ke Kurikulum 2006, tapi sekolah yang belum melaksanakan Kurikulum 2013 itu akan disiapkan pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013,” katanya.
Menurut dia, pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013 mulai tahun ajaran 2015/2016 berarti akan berlangsung selama tiga tahun hingga tahun ajaran 2018/2019, karena Kurikulum 2013 sudah wajib dilaksanakan paling lama tahun ajaran 2019/2020.
“Jadi, sekolah-sekolah yang sudah siap mungkin saja mengajukan diri untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan pada tahun ini untuk mulai melaksanakan Kurikulum 2013 itu pada tahun ajaran 2015/2016 (mulai sekitar Mei 2015),” katanya.
Bahkan, peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menyebutkan pemerintah akan menyiapkan pelatihan dan pendampingan untuk kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, dan pengawas.
“Karena itu, saya langsung sampaikan Permendikbud itu kepada guru-guru anggota PGRI di Probolinggo dan pengurus LP Maarif NU se-Jawa Timur, di Sidoarjo, Sabtu (13/12). Mereka umumnya sudah siap, bahkan di Gresik juga akan ada pelatihan Kurikulum 2013 pada Senin (15/12),” katanya. @Sita
0 comments:
Post a Comment