LENSAINDONESIA.COM: Guna membantu penanganan banjir, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengaku siap diikutsertakan sebagai tim penyelamat untuk mengevakuasi korban banjir di seluruh wilayah terdampak.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadisantosa mengaku akan menerjunkan tim rescue dari anggotanya sebagai regu penyelam apabila ada warga yang tenggelam akibat banjir. “Anggota saya bisa diperintahkan untuk mencari,” ujarnya Jumat (26/12/2014).
Baca juga: Inilah 14 titik lokasi rawan banjir sorotan Gubernur DKI Jakarta dan Warga Kampung Melayu curhat dokumen kependudukan rusak, akibat banjir
Menurutnya, tim penyelamat penanggulangan bencana yang dimiliki Satpol PP DKI Jakarta, tersebar di seluruh wilayah. Setiap wilayah memilik satu regu beranggotakan 10 orang. “Mereka bekerja 24 jam secara bergiliran,” sambung Kasatpol PP DKI Jakarta ini.
Selain tim penyelamat, Satpol PP DKI Jakarta juga menyiapkan 485 armada truk pengangkut personel dan logistik di lokasi-lokasi terdampak banjir. “Kalau buat mengangkat logistik di masing-masing wilayah bisa kami kerahkan 15-20 unit kendaraan,” sambung Kukuh.
Mantan bendahara Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini menerangkan, Satpol PP DKI Jakarta juga akan menerjunkan kendaraan mobil dapur umum sebanyak dua unit per wilayah dan perahu karet 10 unit.
Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo, sebelumnya menerangkan, puncak musim hujan dengan curah rata-rata mencapai 400-500 mm di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan terjadi pada 10 hari terakhir Januari dan 10 hari pertama Februari. “Pada saat bersamaan siklus pasang air laut di teluk Jakarta juga meningkat, terpengaruh fase purnama. Akibatnya, kecepatan pembuangan air dari selatan ke arah laut melambat. Sehingga, potensi banjir di ibu kota meningkat,” terangnya. @fatah_sidik
0 comments:
Post a Comment