Saturday, February 7, 2015

Basarnas duga jenazah di kokpit pesawat AirAsia adalah pilot Irianto

Basarnas duga jenazah di kokpit pesawat AirAsia adalah pilot Irianto




LENSAINDONESIA.COM: Badan SAR Nasional (Basarnas) menduga, sesosok jenazah ditemukan di dalam kokpit bangkai pesawat AirAsia QZ8501 tersebut adalah Kapten Pilot Irianto.


Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo mengatakan, jenazah yang ditemukan pada Jumat Sore (06/02/2015) kemarin tersebut masih mengenakan seragam pilot. Ketika itu, posisi jenazah juga masih berada di kokpit.


Baca juga: Jenazah korban AirAsia QZ8501 asal Ponorogo dimakamkan dan Hasil identifikasi, diduga bayi korban AirAsia, ternyata bukan manusia


“Kokpit sudah ditemukan diselami (di dasar laut) dan diangkat satu jenazah diduga pilot di kursi,” kata Soelistyo Sabtu pagi, (07/02/2015).


Meski menduga jenazah tersebut adalah kapten pilot Irianto yang menerbangkan pesawat AirAsia QZ8501 dan mengalami kecelakaan di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014 lalu. Namun, identitas pastinya tentu menunggu pemeriksaan identifikasi yang akan dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.


Jenazah itu kini disimpan bersama tiga jenazah lain yang juga ditemukan tim SAR, kemarin, di KM Pacitan. Tiga jenazah juga belum dipastikan identitasnya. Sementara masih disimpan di ruangan pendingin di KM Pacitan dan segera diterbangkan untuk diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.


Namun Soelistyo belum memastikan kapan jenazah kapten pilot dan tiga jasad lain itu diterbangkan ke Surabaya. “Kita menunggu (penemuan) beberapa (jenazah) lagi, setelah itu diterbangkan (ke Surabaya). Jadi, enggak ketemu, langsung diterbangkan, ketemu langsung diterbangkan.”


“Sementara masih disimpan di cool box di KM Pacitan,” papar dia.


Dia belum menerima informasi mengenai keberadaan kopilot, Remi Emmanual Plesel, yang berkewarganegaraan Perancis. Semestinya kemarin juga sudah diketahui tetapi karena hari mulai gelap, operasi pencarian dan evakuasi dihentikan dan direncanakan dilanjutkan hari ini. “Rencana hari ini diambil,” katanya.@ridwan_LICOM/vi


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment