LENSAINDONESIA.COM: Direktur Utama Harian Memoramdum Kediri, Mega Wulandari, menjadi korban perampokan bersenjata api saat pulang dari Bank BCA, Jumat (20/02/2015) pukul 11.00 WIB.
Kejadian ini bemula saat, Mega Wulandari yang mengedarai mobil masuk halaman kantor Memo Jalan Tosaren 2 No 145 Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Baca juga: Wow! Gadis 17 tahun di Kediri gagalkan aksi perampokan dan Perjudian kian marak di Kota Kediri
Salah seorang warga, Deby, yang kebetulan mengetahui kejadian itu menuturkan jika sekitar pukul 11.00 WIB, mobil Karimun hitam bernopol AG 468 AB, baru masuk halaman kantor Memo.
Namun di belakangnya diikuti dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Salah satu orang turun dan membawa senjata api jenis revolver dan satu lainnya tetap di atas sepeda motor.
Satu perampok yang masuk dan mendekati mobil Mega wulandari melepaskan tembakan hingga mengenai badan dan kaca samping sebelah sopir.
Karena ketakutan, Mega Wulandari pun pasrah sehingga perampok berhasil menggondol uang Rp 230 juta yang baru saja diambil dari bank.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Surono menjelaskan, perampok berhasil membawa kabur uang 230 juta yang diletakkan korban di jok sebelah sopir.
“Perampok berhasil mengambil uang setelah menembak kaca mobil dan menakuti-nakuti korban yang saat itu masih berada di dalam mobil,” ungkapnya.
Surono mengungkapkan, perampok juga sempat menodongkan pistol kearah beberapa karyawan Memorandum yang sempat keluar dari kantor ketika mendengar suara letusan pistol.
“Saat kejadian ada karyawan Memo yang sempat keluar kantor untuk menolong, karena ditodong pistol, meraka takut dan kembali masuk ke kantor,” katanya.
Perampok yang diduga berjumlah dua orang tersebut akhirnya melarikan diri ke arah utara dengan menaiki kendaraan sepeda motor yamaha Vixion.
“Sayangnya semua saksi tidak satupun yang sempat melihat nomor polisi motor pelaku,” ujarSurono.@andik kartika
0 comments:
Post a Comment