LENSAINDONESIA.COM: Warga Desa Bedruk Kecamatan Pulung, dikagetkan dengan Yuni Murtiyasih(30) warga RT/RW 04/01 Dukuh Jati, Desa Bedruk Kecamatan Pulung yang tewas dengan menggunakan tali pramuka di kamarnya, Senin (23/2/2015) malam.
Ditemukannya korban bermula, saat YM selesai mandi dan masuk ke kamarnya untuk ganti baju. Namun selang beberapa jam kemudian korban tidak keluar dari kamarnya.
Baca juga: Jebolan RSJ Menur tewas dengan pisau tertancap menembus leher dan Pemuda Semarang tewas gantung diri depan kantor Bea Cukai
Mengetahui korban yang dalam waktu lama tidak keluar dari kamarnya tersebut, suami korban, Ragil berusaha untuk mengetuk pintu kamar, akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam. Suami korban berteriak memangil Dwi.
Bersama Dwi inilah suami korban berusaha melihat dari jendela. Alangkah terkejutnya ketika diketahui, korban dalam keadaan tergantung di dalam kamar. Sontak saja keduanya berusaha masuk dan memutuskan tali yang dipergunakan untuk menggantung tersebut.
Namun nyawa korban tidak tertolong.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Kecamatan Pulung ditemukan tanda-tanda dari gantung diri, yaitu dari kelamin keluar cairan dan juga jeratan di lehernya.
“Kita temukan ciri-ciri akibat gantung diri, yaitu salah satunya adalah keluar cairan dari alat kelaminya,” ucap salah satu petugas medis yang memeriksa korban.
Untuk sementara penyebab kenapa sampai korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, masih dalam penyelidikan polisi.
Sementara, di pagi hari lepas subuh tadi, warga Dukuh Sampung Lor, Desa/Kec. Sampung, juga dikejutkan dengan ditemukanya SARJI al. POLO, (65) warga sekitar TKP yang tewas gantung diri.
Korban pertama diketahui oleh Timo tetangga korban pukul 05.00 WIB. Dari keterangan yang berhasil dihimpun, korban memiliki riwayat penyakit batuk menahun. @arso
0 comments:
Post a Comment