LENSAINDONESIA.COM : Jenazah korban AirAsia QZ8501 Yuni Indah, kemarin tiba di Ponorogo dan langsung dimakamkan.
Kepala Desa Balong Chalid Rahmat mengungkap pihak keluarga dan masyarakat setempat sudah akan menyerah mengingat besok sudah 40 hari kematian Yuni Indah. Bahkan sudah ada rencana untuk menggelar tahlilan hari ke-40. “Ternyata hari ini bisa dikenali dan langsung bisa dibawa pulang,” katanya Rabu (4/2/2015).
Baca juga: Hasil identifikasi, diduga bayi korban AirAsia, ternyata bukan manusia dan Mayat anak-Anak diduga korban AirAsia ditemukan di Majene
Dengan ditemukannya jasad Yuni Indah, salah satu korban jatuhnya pesawat Air Asia, ada beberapa hak yang harus diterima oleh ahli waris atau keluarga korban,di antaranya adalah asuransi.
Tapi Chalid menyatakan, pihak desa maupun keluarga belum mendapatkan penjelasan soal asuransi. “Belum ada kejelasan soal asuransi. Secara resmi belum ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak desa memang sudah dimintai sejumlah berkas yang berkaitan dengan pengidentifikasian jenazah Yuni Indah. Di antaranya adalah pembuatan akta lahir Yuni Indah yang hilang, kartu keluarga yang juga hilang dan buku nikah orang tua Yuni Indah yang sudah rusak dan kabur tintanya.
“Kebetulan hari ini sudah diurus dan besok (hari ini) katanya seluruh berkas itu akan jadi di dinas Dukcapil. Kami belum berpikir soal temuan jenazah ketika mengurus berkas itu. Tentu ini bisa untuk memenuhi syarat klaim asuransi juga,” katanya.
Sejauh ini, kata Chalid, belum ada santunan yang diterima dari pihak AirAsia. Karena itu, pengiriman utusan dari warga ke Surabaya yang mengikuti proses pencarian hingga pemakaman masih ditanggung oleh warga sendiri secara bergotong-royong.
Perwakilan AirAsia, Boy Agustian, menyatakan pihak AirAsia masih melakukan pengurusan pencairan asuransi. Ia mengatakan, masih ada hal-hal yang harus dilalui. Di antaranya dengan melengkapi berbagai persyaratan dan ketentuan yang ada.
“Kalau asuransi belum (dicairkan, red). Masih diurus, sesuai ketentuan pemerintah. Kalau santunan ada dari beberapa pihak yang kami sampaikan,” ujarnya. @arso
0 comments:
Post a Comment