LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih belum memutuskan maju kembali sebagai calon dalam PilwaliSurabaya 2015. Bahkan, sampai saat ini pihaknya masih enggan apakah maju melauipartai atau independen.
Padahal, berbagai dukungan dari masyarakat dan sejumlah partai yang saat ini dengan tegas
mengusung juga belum mendapat tanggapan dari wali kota perempuan pertama di Surabaya ini. “Mungkin menunggu wangsit. Tapi benar, jabatan itu pemberian dari Tuhan. Percaya gak percaya, jabatan itu tidak boleh diminta. Semua harus sesuai kehendak rakyat nanti bagaimana,” kata Walikota Surabaya Tri Rismaharini usai menghadiri Rapat Paripurna, Senin (23/2/2015).
Baca juga: Adies Kadir siap maju lagi di Pilwali Surabaya 2015 dan Jadwal Pilwali Surabaya diundur, berpotensi timbul konflik anggaran
Sementara itu, terkait kemungkinan akan mencalonkan diri sebagai independen tanpa partai, Risma juga dengan tegas membantah keinginan itu. Pihaknya mengatakan jika dirinya menuju sebagai Walikota Surabaya untuk periode kedua, tentunya itu kehendak rakyat.
“Itu nanti ditentukan oleh masyarakat. Nak kalau jabatan itu tidak diminta kan beda, kalau tidak kuat kan ada pertolongan dari yang diatas.Sangat berat, cobaanya sangat berat sekali,” katanya.
Saat ini, sosok Tri Rismaharini memang menjadi kandidat terkuat dalam bursa Pilwali Surabaya 2015. Sejumlah partai bahkan sudah menyatakan siap memberikan dukungan. Beberapa di antaranya adalah PKS, PKB, PAN dan Gerindra.
Pada Pilwali 2015, Risma dipinang PDIP untuk ditandemkan bareng mantan wali kota Surabaya Bambang DH. Pasangan ini menang dengan perolehan suara 367.472 atau 40,9 persen dan unggul di 16 kecamatan. Di tengah jalan, Bambang DH mengundurkan diri dan digantikan oleh Wisnu Sakti Buana.
Sebelum jadi wali kota, Risma menjabat Kabag Bina Program Pemkot Surabaya, Kepala Balitbang Pemkot Surabaya, Kepala DKP Pemkot Surabaya dan Kepala Bappeko Surabaya. Namanya mencuat lewat program revitalisasi taman-taman yang ada di Surabaya.
Jabatan Risma akan berakhir pada 28 September mendatang.
@wan
0 comments:
Post a Comment