LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menolak dijadikan calon bupati Malang periode 2015-2020. Padahal, banyak kader PDIP yang menginginkannya.
“Saya bukannya tidak ingin memenuhi harapan dan keinginan mereka. Namun, saya ingin menyelesaikan masa tugas sebagai wali kota Batu yang tinggal dua tahun ini,” jelas Eddy
Rumpoko (27/3/2015).
Dia menjelaskan selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, justru lebih mengutamakan konsolidasi internal partai. Selain itu, melihat situasi dan kondisi eskalasi politik yang terjadi di Kabupaten Malang.
Pria yang akrab disapa ER ini mengaku di Kabupaten Malang mengaku terbilang orang baru.
Sehingga perlu banyak konsolidasi. “Kalau saya ditunjuk menjadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang itu adalah amanat. Sehingga, amanat ini harus bisa saya laksanakan dengan baik,” tukas ER dengan lugas.
Ia juga menegaskan akan melakukan penjaringan bakal calon wakil bupati Malang. Penjaringan yang akan dilakukan ini, lanjut dia, tidak hanya pengurus tingkat DPC saja, melainkan akan memberi kesempatan kepada semua kader mulai tingkatan ranting hingga ke atasnya.
Harapannya, agar tidak ada kesan bahwa pilbup itu milik pengurus pada struktur DPC semata, atau kader populer dan memiliki kemampuan ekonomi.
Menurut ER, Pilbup akan bagus kalau menemukan figur baru yang potensial. Sedangkan proses seleksi cabup-cawabup yang sudah berlangsung kata dia dipastikan akan dievaluasi, sekaligus menampung aspirasi kader dan masyarakat. @wito_aji_drk
0 comments:
Post a Comment