Thursday, March 20, 2014

Kondisi Kelud belum stabil, PU harus lancarkan terowongan kawah

Kondisi Kelud belum stabil, PU harus lancarkan terowongan kawah




LENSAINDONESIA.COM: Meski status Gunung Kelud sudah turun di level Waspada, namun kondisinya belum stabil. Surono, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau seluruh masyarakat tidak mendekati gunung yang erupsi pada 13 Pebruari 2014 lalu.


“Memang Kelud sudah waspada dan tak begitu berbahaya. Tapi jangan dulu masuk, karena belum stabil betul. Siapa tahu ada gas berbahaya, terutama saat mendung,” ungkapnya saat dikonfirmasi LICOM, Kamis (20/3/14).


Baca juga: Korban Gunung Kelud alami krisis air bersih dan "Itu Bapak Pangdam, mau sumbang kita," kata perempuan korban Kelud


Meski demikian, pihaknya juga mengaku terus mendorong banyak pihak agar perbaikan berbagai sarana di sekitar Kelud bisa kembali berfungsi dengan baik. Bahkan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diminta menjamin kelancaran fungsi terowongan yang biasanya dilewati aliran air kawah Gunung Kelud.


“Terowongan harus dipastikan tidak tersumbat dan berfungsi dengan baik. Ini penting untuk mengurangi volume air danau kawah yang jumlah saat ditampung di kawahnya tak boleh lebih dari 5 juta meter kubik. Kalau lebih dari itu ancaman bahayanya terlalu tinggi,” tegas manata Kepala PVMBG ini.


Sementara untuk update bentuk Gunung Kelud, di sekitar puncak mengalami perubahan pasca erupsi. Diberitakan LICOM sebelumnya, saat ini kondisinya menjadi tandus akibat material letusan panas mengeringkan pepohonan yang sebelumnya hijau di lembah dan bukit di kawasan itu.


Pemandangan yang menarik lainnya di daerah puncak Gunung Kelud adalah hilangya kubah lava yang sebelum erupsi terlihat menyembul. Diperkirakan, letusan gunung itu menyebabkan erosi dinding kawah. Kubah lava diperkirakan longsor dan terlempar pecah.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment