LENSAINDONESIA.COM: PDI Perjuangan dipastikan mencapreskan Jokowi dalam Pilpres 2014. Meski kabar itu sayup-sayup terdengar, namun mulai banyak respon positif. Salah satunya dengan mulai bermunculannya wacana Cawapres bagi Jokowi.
Pengamat Politik dari Lembaga Kajian Politik Indonesia (LKPI), Dendi Susianto menjelaskan beberapa kriteria Cawapres Jokowi.
Baca juga: Pemerintahan Jokowi incar uang PBB Rp6,5 Triliun dan Jusuf Kalla, Capres potensial Parpol Islam
Kriteria Cawapres Jokowi bukan sekadar berkaitan dengan peningkatan elektabilitas atau pemenangan dalam Pilpres nanti. Namun lebih pada setelah pasangan tersebut terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
“Masalah yang akan dihadapi dan harus diselesaikan presiden dan wakilnya ke depan akan semakin berat. Oleh karena itu, Jokowi dan PDIP harus memilih calon wakil presiden yang tepat, calon wakil presiden yang nantinya bisa bersama-sama dengan Jokowi menyelesaikan masalah yang dihadapi Indonesia,” ujar Dendi saat berbincang dengan LICOM, Selasa (04/3/2014).
Menurut Dendi, Cawapres Jokowi harus dari kalangan muda. Alasannya, Indonesia membutuhkan pasangan presiden dan wakil presiden dari kalangan muda yang masih energik dan berkecepatan kerja tinggi.
Selain itu, jika Cawapres Jokowi lebih senior dari Jokowi, maka nantinya akan terjadi hambatan psikologis dalam hubungan kerja antara Jokowi dan wakilnya.
Perlu diingat, Jokowi adalah orang Jawa tulen yang memegang unggah-ungguh. Jokowi dipastikan memiliki tradisi sungkan jika wakil presidennya lebih senior dari dirinya.
“Selain muda, Cawapres Jokowi juga harus sosok yang mampu menutupi kekurangan atau kelemahan Jokowi. Jokowi dikenal banyak orang sebagai sosok pekerja keras dan merakyat, namun dianggap kurang konseptual dan lemah dalam pergaulan internasional. Oleh karena itu, Jokowi dan PDIP harus mencari wakil presiden pendamping Jokowi yang bisa menutupi kekurangan Jokowi tersebut,” lanjut Dendi.
Saat disinggung mengenai nama Cawapres Jokowi dari kalangan muda, Dendi mengatakan banyak tokoh muda potensial yang bisa menjadi Cawapres Jokowi, baik dari internal PDIP maupun dari eksternal PDIP.
“Dari internal PDIP ada Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Tri Rismaharini. Sedangkan dari eksternal PDIP ada Basuki Cahaya Purnama, Anies Baswedan, Abraham Samad, dan Priyo Budi Santoso. Jokowi dan PDIP tinggal pilih, sosok muda tersebut yang dianggap bisa optimal bekerjasama dengan Jokowi dan bisa menutupi kekurangan Jokowi,” pungkas Dendi.@firdausi
0 comments:
Post a Comment