Sunday, February 8, 2015

Pengeboran Pertamina di Desa Girik capai 2 kilometer

Pengeboran Pertamina di Desa Girik capai 2 kilometer




LENSAINDONESIA.COM: Memasuki hari keempat pengeboran minyak oleh Pertamina EP di Desa Girik Kecamatan Ngimbang, kedalaman pengeboran sudah mencapai 2.000 meter. Di akhir Maret nanti, Pertamina EP menargetkan sudah bisa mencapai kedalaman 4.100 meter.


Hal tersebut disampaikan General Manager Asset 4 Pertamina EP Chalid Said Salim, saat Syukuran Sumur NNA-1 dan Penghijauan oleh Pertamina EP di Desa Girik Kecamatan Ngimbang, Sabtu (7/2). “Pengeboran ini Insya Allah akan menjadi kebaikan bersama. Baik bagi pemerintah daerah juga bagi masyarakat sekitar,” ujar Chalid Said Salim.


Baca juga: PT Pertamina usulkan harga solar Rp 6200 dan Lewat program Gemerlap, peternak Lamongan raup penghasilan tambahan


Dia menyebut di tengah kondisi produksi minyak nasional yang sedang mengalami penurunan, Pertamina harus mampu memenuhi produksi energi dalam negeri. “Saat ini pengeboran sudah mencapai kedalaman 2.000 meter. Sementara target kedalaman yang ingin kami capai adalah 4.100 meter pada akhir Maret nanti,” ungkap dia.


Chalid menyebut tahapan selanjutnya setelah menuntaskan pengeboran akan dilanjutkan dengan uji produksi dari tiap titik yang diperkirakan mengandung Hidro Karbon.


Syukuran itu sendiri ditandai dengan pemotongan tumpeng bersama masyarakat sekitar pengeboran. Di kesempatan itu Pertamina EP menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial. Di antaranya berupa bantuan 100 paket sembako, bantuan 30 paket peralatan sekolah dan bantuan perbaikan penampungan air bersih untuk Desa Sendangrejo dan perbaikan saluran air di Desa Girik.


Bupati Fadeli di kesempatan itu berharap semoga proses pengeboran oleh Pertamina EP tidak hanya berhenti di eksplorasi saja. Namun bisa dilanjutkan hingga berproduksi di tahap eksploitasi.


“Lamongan begitu kaya dengan sumber daya alam di permukaan bumi. Koni tinggal sumber daya alam di dalam perut bumi yang perlu dioptimalkan. Semoga bisa segera berproduksi dan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” pesan dia.


Dalam acara yang dihadiri Sekkab Yuhronur Efendi, Ketua DPRD Kaharudin dan Wakapolres Kompol Aditya Puji Kurniawan. Saat di lokasi pengeboran, Asisten Manager Drilling Samson Rivdi menyebut ada sekitar 180 pekerja yang dilibatkan dari 12-15 kontraktor. Sebanyak 30 persennya adalah pekerja lokal Lamongan.@ Ali Muhtar


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment