LENSAINDONESIA.COM: Proses pencarian pesawat MH370 milik Malaysia Airlines nampaknya bakal lebih panjang lagi waktu penemuannya.
Juru Bicara Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) yang tergabung dalam 17th Fleet yang terlibat dalam proses pencarian di Samudera Hindia menyatakan jika dua citra satelit berukuran 24 meter yang diyakini dan diumumkan pemerintah Australia sebagai puing-puing pesawat MH370 ternyata tidak ada kaitan.
Baca juga: BJ Habibie: Meledak di ketinggian 10 km, puing pesawat MH370 menyebar dan Ini puing-puing pesawat Malaysia Airlines MH370
“Radar melihat bahwa citra satelit itu ‘sangat khas’ dan tidak terkait dengan pengumuman Australia,” kata Juru Bicara 17th Fleet yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir ABC News, Kamis (20/03/2014).
Sementara itu, pemerintah Australia juga mulai gamang dengan penemuan dua obyek dari citra satelitnya. Kepala Otoritas Keamanan Maritim Australia, John Young mengungkapkan jika citra satelit itu telah berusia empat hari dan bukan baru didapatkan.
Data yang dihasilkan pada Minggu (16/03/2014) itu tidak langsung dipublikasikan karena harus mendapat analisa dulu dari tim pakar.
“Penilaian dari gambar-gambar ini diberikan oleh Organisasi Geospatial-Intelligence Australia sebagai indikasi. Gambar-gambar yang ditangkap oleh satelit, mungkin tidak berhubungan dengan pesawat (MH370),” kata John Young.
Jauh sebelumnya, satelit Cina juga sempat mendeteksi puing-puing yang diyakini pesawat MH370 milik Malaysia Airlines. Satelit Cina mendeteksi di tiga titik di laut lepas antara ujung selatan Vietnam dan ujung timur Malaysia.
Namun kemudian pihak Cina mengumumkan jika citra satelit itu tidak berkaitan dengan pesawat MH370 setelah melakukan beberapa jam pencarian.@licom/abc
0 comments:
Post a Comment