Monday, March 24, 2014

Advan siapkan trik kuasai pasar jutaan Ponsel Jadul di Indonesia

Advan siapkan trik kuasai pasar jutaan Ponsel Jadul di Indonesia




LENSAINDONESIA.COM: Di tengah meningkatnya pertumbuhan pasar smartphone yang semakin canggih, ternyata keberadaan feature phone atau ponsel seri jadul (jaman dulu–red) masih menjadi andalan masyarakat Indonesia. Ini disebabkan fiturnya yang simpel, memiliki kemampuan baterai tahan lama, serta harganya yang murah.


Tjandra Lianto, Marketing Director Advan mengatakan, ponsel jadul dianggap sebagai cara berkomunikasi

yang praktis tidak hanya di Indonesia semata, melainkan juga di beberapa negara di dunia, seperti Argentina, Brasil, India, Kenya, Malaysia, Mexico, Nigeria, Rusia, Afrika Selatan, Thailand dan Turki.


Baca juga: Advan obral tablet Vandroid T5C bisa edit foto, Rp1.999 ribu dan Maria Asteria berkarakter Sulbar juara Miss Indonesia 2014


Proporsi polulasi pengguna ponsel jadul di negara-negara tersebut di atas 39% persen.


“Pengguna feature phone di Indonesia sebanyak 70% sama dengan Afrika Selatan yang juga 70%, diatasnya ada India 77%, Brazil 78%, Kenya 88% dan Nigeria 89%. Diikuti dibawah Indonesia yakni Mexico 53%, Rusia 46%, Malaysia 46%, Thailand 40%, Argentina 40% dan Turki 39%,” kata Tjandra kepada LICOM di FX Mall, Senayan, Jakarta, Senin (24/3/14).


Secara pangsa pasar, kata Tjandra, prospeknya pun cukup menawan. Dilihat dari data IDC presentasi pengapalan feature ponsel di dunia masih cukup besar sampai tahun 2017. Tahun 2012 pengapalan feature phone sebesar 58%, sedangkan smartphone 416%. Namun tahun 2013 feature phone 49,9% dan smartphone 50,1%. Diperkirakan tahun 2014, feature phone 44,6% dan 55,4% hingga tahun 2017 feature phone 33,6% dan smartphone 66,4%.


“Untuk pangsa pasar Indonesia, di tahun 2014 IDC memperkirakan pengapalan ponsel akan terus melonjak mencapai 63,4 juta unit. Dari angka tersebut, 26% diantaranya berasal dari smartphone. Sisanya, masih dikuasai feature phone,” jelas Tjandra.


Selain itu, berbicara mengenai fungsi fitur dari sebuah ponsel maka dari 100% keunggulan fungsi yang dimiliki ponsel pintar diyakini Tjandra hanya sekitar 20-30% fitur yang seringkali digunakan. Berbeda dengan fitur yang dimiliki ponsel jadul dari 100% fungsi yang ada, maka 99% fitur yang dimiliki ponsel jadul masyarakat seringkali menggunakannya.


Melihat peluang tersebut, Tjandra optimis ponsel jadul Hammer produksi Advan bakal meraih penjualan yang cukup signifikan di Indonesia. “Target kami untuk feature phone Hammer adalah orangtua, anak-anak sekolah dasar, buruh pabrik, masyarakat yang tinggal di pedesaan, dan orang-orang yang ingin simpel dan praktis untuk menelpon dan mengetik sms hanya satu jari,” tutur Tjandra.


“Saya menargetkan feature phone Hammer di tahun 2014 ini market sharenya berkisar 30-40%,” imbuh Tjandra. @ad.Rudi_purwoko


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment